Nasional

Bos Astra: Kesejahteraan Tak Harus Mengorbankan Alam dan Budaya

Poin Penting

  • Kampung Berseri Astra Les di Bali Utara menjadi model sinergi antara kearifan lokal, lingkungan, dan ekonomi masyarakat.
  • Astra mendukung desa melalui pelatihan, pengembangan produk lokal, dan penguatan wisata berbasis komunitas.
  • Desa Les meraih Juara Umum ADWI 2024, bukti keberhasilan kolaborasi masyarakat dan dunia usaha dalam pembangunan berkelanjutan.

Jakarta – Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Indonesia bergantung pada kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Melalui inisiatif Kampung Berseri Astra Les di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, Astra menghadirkan model sinergi yang menggabungkan kearifan lokal, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara seimbang.

“Bagi Astra, pembangunan berkelanjutan berawal dari kolaborasi yang menghormati kearifan lokal. Melalui program Kampung Berseri Astra Les, kami ingin menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat dapat tercapai tanpa harus meninggalkan nilai-nilai budaya dan kelestarian alam,” ujar Djony, dalam keterangannya, dikutip Kamis, 13 November 2025.

Baca juga: Strategi Asuransi Astra Hadapi Lesunya Pertumbuhan Industri Kendaraan Bermotor

Kampung Berseri Astra Les merupakan salah satu desa pesisir di Bali Utara yang berhasil mengelola potensi alam dan tradisi sebagai sumber penghidupan.

Desa tersebut memadukan bentang alam yang subur, kawasan perbukitan, dan garis pantai panjang yang mendukung kegiatan pertanian, perikanan, hingga produksi garam palungan, produk unggulan yang kini menjadi ikon ekonomi lokal sekaligus simbol pelestarian tradisi.

Garam palungan Les dibuat melalui proses alami menggunakan batang kelapa dan sinar matahari, tanpa bahan tambahan.

Dalam satu musim kemarau, masyarakat mampu memproduksi 2-3 ton garam yang kini telah dipasarkan melalui BUMDes Giri Segara, menjangkau pasar di Pulau Jawa hingga Batam.

“Kami bekerja mengikuti ritme alam. Gunung memberi, laut menerima. Dari proses itu lahir garam yang lembut, gurih, dan membawa berkah bagi keluarga kami,” ujar Penggerak Kampung Berseri Astra Les, Nyoman Nadiana.

Pendampingan Astra untuk Ekonomi dan Wisata Desa

Sejak 2018, Astra mendampingi masyarakat Les melalui berbagai pelatihan kewirausahaan, digital marketing, pengemasan produk, serta pengelolaan homestay wisata.

Selain itu, Astra membantu peningkatan infrastruktur desa wisata, seperti perbaikan jalur menuju Air Terjun Les dan peningkatan kapasitas pengelola homestay, agar wisata berbasis komunitas tetap tumbuh dengan menjaga karakter tenang, bersih, dan berbudaya khas desa Les.

Baca juga: Astra Life Dorong Literasi Asuransi di Kalangan Generasi Muda

Astra telah menyelenggarakan lebih dari 10 pelatihan kewirausahaan, memberikan peralatan produksi garam, dan mendukung promosi produk lokal melalui BUMDes Giri Segara. Pendampingan ini menjadikan Desa Les semakin siap menyambut wisatawan tanpa kehilangan identitasnya.

Desa Wisata Berprestasi Nasional

Kampung Berseri Astra Les kini dikenal luas berkat Air Terjun Les yang menjulang hampir 30 meter, dikelilingi hutan tropis dan jalur trekking alami.

Di pesisirnya, wisatawan dapat menyaksikan pembuatan garam tradisional atau aktivitas nelayan lokal. Saat ini terdapat lebih dari 20 homestay yang dikelola warga, membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga desa.

Atas komitmennya menjaga budaya dan lingkungan, Kampung Berseri Astra Les meraih Juara Umum Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Penghargaan itu menjadi bukti bahwa desa kecil pun dapat menjadi contoh nyata pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Baca juga: Buah Manis Upaya Astra Agro Perkuat Pendidikan Komunitas Adat

Sebagai salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia dengan lebih dari 302 anak perusahaan dan 190.000 karyawan, Astra memiliki rekam jejak kuat dalam kontribusi sosial melalui empat pilar: kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Semangat kolaborasi seperti di Desa Les sejalan dengan cita-cita Astra untuk “sejahtera bersama bangsa” dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Perang AS-Iran Masih Memanas, Rupiah Dibuka Melemah

Poin Penting Rupiah melemah di pembukaan perdagangan ke level Rp16.971 per dolar AS, turun 0,08… Read More

45 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (16/3): Galeri24-UBS Stagnan, Antam Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada 16 Maret 2026. Harga… Read More

1 hour ago

IHSG Masih Lanjut Dibuka Turun 0,56 Persen ke Level 7.098

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,54 persen ke level 7.098 pada awal perdagangan Senin (16/3).… Read More

1 hour ago

IHSG Awal Pekan Masih Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More

2 hours ago

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

7 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

19 hours ago