Categories: Ekonomi dan Bisnis

Bos Astra Harap Kondisi Makro 2016 Membaik

Jakarta–Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto‎ mengharapkan kondisi makro ekonomi di tahun 2016 bisa kembali membaik, agar bisnis perseroan bisa tumbuh dibanding perolehan sepanjang tahun ini yang sedang memburuk.

‎”Inflasi sudah terkendali. Kita harapkan ke depan membaik makronya, agar kinerja kita juga baik,” kata Prijono, di Hotel Mandarin Jakarta, Senin, 16 November 2016.

Meski mengharapkan ada kebaikan makro ekonomi di 2016, dia memprediksi, kinerja perusahaan tahun depan masih akan sama bila dibanding dengan raihan di 2015.

“Rupiah kita sudah menguat ke Rp13.500 per USD. Mudah-mudahan kita bisa lebih baik lagi, di samping posisi defisit transaksi berjalan (CAD) terkendali dan inflasi juga sudah membaik, sehingga kinerja terdongkrak,” jelas dia.

‎Grup Astra, menurut dia, akan terus melakukan kajian sebelum ada penyesuaian harga akibat kondisi nilai rupiah yang selama ini melemah, apalagi belakangan ini sempat menyentuh nilai yang anjlok tajam.

“Kita amati terus rupiah, harga jual kendaraan terkait impor bahan baku. Januari tahun depan belum tetapkan penyesuaian harga. Memang awla tahun biasanya ada penyesuaian, tapi kita lihat dulu,” tegas Prijono.

Sekedar informasi, Astra International mengalami penurunan laba bersih sebesar 17% di kuartal III-2015 dari posisi sebesar Rp14,49 triliun menjadi Rp11,99 triliun.

‎Penurunan laba sejalan dengan merosotnya pendapatan sebanyak 8% menjadi Rp138,17 triliun. Hal ini disebabkan oleh penjualan mobil yang menurun 20% dan penjualan motor menurun 14%.

Selain segmen automotif, alat berat dan pertambangan, serta agribisnis juga berkontribusi menekan laba perseroan.  (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

5 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

8 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

8 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

9 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

10 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

11 hours ago