Bos Adaro Boy Thohir Optimis dengan Perkembangan Ekonomi RI

Bos Adaro Boy Thohir Optimis dengan Perkembangan Ekonomi RI

Bos Adaro Boy Thohir Optimis dengan Perkembangan Ekonomi RI
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Pengusaha nasional pemilik PT adaro Energy Tbk, Garibaldi Thohir optimistis terhadap perkembangan perekonomian Indonesia. Momentum pemulihan ekonomi nasional ini tentu akan berdampak positif terhadap seluruh lini bisnisnya yang berada di Indonesia.

“Negara ini sangat luar biasa dengan jumlah penduduknya, geografis, keragaman, market yang segmennya bermacam-macam,” ujar pria yang akrab disapa Boy Thohir, seperti dikutip 22 November 2021.

Namun, kata dia, untuk merawat bangsa Indonesia, dibutuhkan suatu perjuangan. “Tidak bisa taken for granted, kalau bangsa ini terpecah belah enggak ada Adaro, Astra, kalau negara enggak maju, enggak makmur, kita mau usaha apa?,” kata Boy.

Boy mengatakan, bahwa dirinya ingin mewariskan ilmunya untuk generasi mendatang. Untuk itu, ia berpesan agar generasi mendatang terus berjuang memajukan Indonesia. “Buat saya yang penting bagaimana negara ini maju. It’s a never ending story. Kita harus terus berjuang,” ungkapnya.

Dalam perjalanan bisnisnya, Boy Thohir sendiri memulai bisnisnya di batu bara sejak 1992. Kini, tak hanya aktif di Adaro, Boy menjabat sebagai Komisaris Gojek. Bisnis yang dijalani Boy mencakup otomotif, finansial, hingga pelabuhan.

Atas kesuksesannya tersebut, Boy Thohir terpilih sebagai salah satu dari 20 pengusaha terbaik atau Businessperson of the Year 2021 versi Majalah Fortune Indonesia. Penilaian ini mengacu pada keberhasilan Boy Thohir dalam mengelola perusahaan sepanjang tahun lalu. Kendati ekonomi dihantam pandemi Covid-19, Boy Thohir mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Secara terperinci, komposisi penilaian berdasarkan pada kinerja perusahaan selama tahun pertama pandemi Covid-19 sebesar 25%, sedangkan 50% mengacu pada performa bisnis pada semester pertama tahun ini.

Fortune Indonesia melihat pertumbuhan pendapatan, laba bersih, return on asset (ROA), return on equity (ROE), dan lainnya. Sementara itu, penilaian lainnya ditentukan dari faktor kepemimpinan, Good Corporate Governance (GCG), aksi korporasi, hingga terobosan yang dilakukan.

Garibaldi Thohir membangun Adaro Energy hingga menjadi salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia, bahkan dunia.

Selain Boy Thohir, pengusaha nasional yang juga masuk ke dalam jajaran 20 besar itu adalah Franky Oesman Widjaja, Chairman sekaligus CEO Golden Agri Resources Ltd., induk usaha PT Sinar Mas Afri Resources & Technology Tbk, juga Anthony Salim, CEO Salim Group. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]