Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima bantuan internasional dari Korea International Cooperation Agency (KOICA). Bantuan ini merupakan bentuk kerja sama antara Indonesia dan Korea dalam penanganan Covid-19 dan penyelesaian pandemi.
Bantuan yang diterima oleh BNPB antara lain adalah 39 unit PCR Machine, 198 test kits, dan masker KF94 dengan total senilai 3,5 juta USD. Peralatan dan perlengkapan penanganan pandemi ini tentunya akan membantu BNPB dalam mendeteksi penyebaran virus dan mutasi Covid-19, sehingga lonjakan kasus aktif mampu ditekan.
“Pasca wabah COVID-19, masyarakat Korea telah membantu masyarakat Indonesia melalui KOICA sejak April 2020. Meski mengalami kesulitan berkepanjangan akibat penyakit ini, kami mendoakan agar masyarakat Indonesia sehat dan tidak putus asa, melainkan bersatu untuk mengatasinya,” ujar Hoejin Jeong, Country Director Kantor KOICA Indonesia pada keterangannya di Jakarta.
Sebagai informasi, Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pada kesempatan yang berbeda menjelaskan, beberapa wilayah di Indonesia saat ini sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19. Satgas mencatat terdapat 11 kabupaten kota dengan kenaikan kasus tertinggi pada pekan ini.
Untuk menekan kenaikan kasus, Satgas meminta masyarakat saling berkoordinasi dan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan disiplin. Kemudian, protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menghindari Kerumunan) harus selalu diterapkan kapan saja dan dimana saja. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More