Categories: Market Update

BNP Paribas Luncurkan Reksa Dana Syariah Berbasis USD

Jakarta–PT BNP Paribas Investsment  Partners (BNP Paribas) menerbitkan reksa dana syariah berbasis dolar AS.

Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment  Partners, Vivian Secakusuma, mengatakan, reksadana ini merespon aturan OJK yang membolehkan efek syariah mata uang asing.

“Berkat dukungan regulator dan bank kustodian serta mitra distribusi. Kami memastikan kelancaran produk diversifikasi ini, ” kata Vivian di Jakarta, Senin, 15 Febuari 2016.

Ia menjelaskan BNP Paribas Cakra USD akan dikustodiankan dan diadministrasikan oleh Citi Indonesia. Citi menangani semua penyelesaian transaksi aset aset Reksa dana syariah global.

Selain dengan Citi, BNP Paribas bekerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia untuk mendistribusikan reksadana kepada investor. Kelolaan dana ini ditargetkan sebanyak USD50 juta sampai USD100 juta.

“Kita baru dua yang akan mendistribusikan yaitu, Citi Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia,” jelasnya. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Marak Joki Coretax di Medsos, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya

Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More

49 mins ago

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Rebound, Balik Lagi ke Level 7.000

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (7/4): Antam, Galeri24, dan UBS Turun Berjamaah

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Level Rp17.076

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More

2 hours ago

IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More

3 hours ago