Hingga Juli 2018, Bareksa Catat Dana Kelolaan USD451,81 Juta
Jakarta–PT BNP Paribas Investsment Partners (BNP Paribas) menerbitkan reksa dana syariah berbasis dolar AS.
Presiden Direktur PT BNP Paribas Investment Partners, Vivian Secakusuma, mengatakan, reksadana ini merespon aturan OJK yang membolehkan efek syariah mata uang asing.
“Berkat dukungan regulator dan bank kustodian serta mitra distribusi. Kami memastikan kelancaran produk diversifikasi ini, ” kata Vivian di Jakarta, Senin, 15 Febuari 2016.
Ia menjelaskan BNP Paribas Cakra USD akan dikustodiankan dan diadministrasikan oleh Citi Indonesia. Citi menangani semua penyelesaian transaksi aset aset Reksa dana syariah global.
Selain dengan Citi, BNP Paribas bekerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia untuk mendistribusikan reksadana kepada investor. Kelolaan dana ini ditargetkan sebanyak USD50 juta sampai USD100 juta.
“Kita baru dua yang akan mendistribusikan yaitu, Citi Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia,” jelasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More