Jakarta – BNP Paribas Asset Management (BNP Paribas AM) hari ini (15/4) mengumumkan penunjukan Priyo Santoso sebagai Presiden Direktur untuk PT. BNP Paribas Asset Management (PT. BNP Paribas AM) di Indonesia.
Sebagai Presiden Direktur PT. BNP Paribas AM, Priyo bertanggung jawab untuk memimpin pengembangan dan pelaksanaan strategi bisnis jangka panjang perusahaan di Indonesia. Selain mengelola kegiatan harian PT. BNP Paribas AM, beliau juga bertanggung jawab untuk menjaga hubungan dengan para pemangku kepentingan baik para nasabah maupun industri.
Menanggapi penunjukan tersebut, Ligia Torres selaku Presiden Komisaris menyambut positif penunjukan Priyo sebagai presiden direktur.
“Priyo Santoso bergabung dengan kami pada saat yang sangat tepat di tengah upaya kami untuk mempertegas kehadiran kami di Indonesia,” kata Ligia melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 15 April 2020.
Sebagai seorang profesional dengan gabungan pengalaman di bidang investasi dan sektor keuangan di Indonesia, Priyo akan memainkan peranan penting dalam mengimplementasikan target jangka panjang perusahaan untuk terus memberikan solusi investasi bagi para nasabah dan menerapkan konsep investasi yang berkelanjutan dalam strategi investasi perusahaan.
Tokoh Priyo sendiri memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan dan manajemen investasi di Indonesia. Sebelum bergabung dengan PT BNP Paribas Asset Management, Priyo telah menduduki berbagai posisi senior di beberapa perusahaan manajemen investasi dan asuransi terkemuka di Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Chief Investment Officer / Investment Group Head PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia.
Priyo dengan pengalamannya yang menyeluruh di sisi investasi maupun pengelolaan risiko akan memimpin perusahaan untuk melanjutkan rekam jejak PT BNP Paribas Asset Management sebagai perusahan manajemen investasi terkemuka, edukatif, inovatif, pelopor dalam investasi yang berkelanjutan serta selalu memberikan solusi investasi dan layanan yang lebih baik lagi bagi para nasabah-nasabahnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More