Perbankan

BNP dan UBS Minat Akuisisi Bisnis Wealth Management HSBC di Jerman

Jakarta – HSBC (HSBA.L), menarik minat awal rekan-rekan seindustrinya, termasuk BNP Paribas SA (BNPP.PA) dan UBS Group AG (UBSG.S) atas penjualan unit wealth management HSBC di Jerman, seperti diberitakan Bloomberg pada Kamis (4/7), dengan mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Julius Baer (BAER.S) juga disebutkan termasuk dalam penawar potensial atas bisnis wealth management itu, yang bisa dihargai di kisaran 300 juta euros sampai 600 juta euros atau USD324,4 juta sampai USD648,7 juta dalam sebuah deal. (USD1 = 0,9249 euro)

Baca juga: Ngeri! Mulai Juni 2024, UBS PHK Ribuan Karyawan di Seluruh Dunia

Selain itu, dalam laporan terpisah oleh surat kabar Jerman Boersenzeitung, Bank Belanda ABN Amro (ABNd.AS), turut dikatakan mendekati kesepakatan pembelian unit bisnis HSBC Jerman itu, yang sebelumnya dikenal sebagai Trinkaus & Burkhardt.

Bloomberg menambahkan, HSBC bekerja sama dengan Bank of America Corp (BAC.N) terkait potensi divestasi INKA, yang adalah bisnis administrasi dana Jerman.

Sementara itu, Reuters di Juni kemarin melaporkan bahwa proses penawaran untuk INKA bakal diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan, dengan administrator dana lainnya, termasuk Universal Investment yang dimiliki oleh perusahaan ekuitas swasta, Montagu, muncul menjadi penawar potensial.

Baca juga: Usai Akuisisi Mandiri Inhealth, IFG Life Punya Dirut Baru, Ini Sosoknya

INKA adalah salah satu pengelola dana terbesar di industri dengan aset yang dikelola sekitar 400 miliar euro pada akhir tahun 2023.

“Kami sedang meninjau pilihan strategis kami sehubungan dengan bisnis perbankan swasta kami di Jerman. Namun, belum ada keputusan yang diambil,” ucap juru bicara HSBC dalam tanggapan email kepada Reuters, dikutip Jumat (5/7). Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

3 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

3 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

3 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

14 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

14 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

15 hours ago