Jakarta – Sebagai bagian dari rangkaian acara Hari Indonesia Menabung berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No 26 tahun 2019, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank BUMN, Bank Swasta maupun Bank Pembangunan Daerah menggelar acara “Provinsi DKI Jakarta Menabung” di Museum Mandiri pada tanggal 2 November 2019.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten Dhani Gunawan Idat, Pemimpin Wilayah BNI Jakarta Kota Yessy Kurnia serta serta perwakilan pimpinan kantor wilayah dari perbankan lainnya.
“Salah satu tujuan acara tersebut adalah mendorong generasi penerus bangsa khususnya pelajar (SD/SMP/SMA) dan mahasiswa untuk sejak dini rajin menabung dan sudah mulai mengenal dunia perbankan,” ujar Pemimpin Wilayah BNI Jakarta Kota Yessy Kurnia di Jakarta, Sabtu (2/10).
Sejalan dengan tujuan tersebut, lanjut Yessy, di acara ini dilibatkan pula kalangan mahasiswa serta pelajar sekolah dari tingkat SD SMP, SMA dan SLB. Acara “Provinsi DKI Jakarta Menabung” dimulai dari stasiun MRT Lebak Bulus Jakarta dengan mengajak mahasiswa dan pelajar untuk naik MRT dengan menggunakan kartu akses dari perbankan.
Lebih lanjut Yessy menuturkan, BNI sendiri sudah memulai Gerakan Ayo Menabung di kalangan pelajar di Jakarta melalui program Ayo Menabung dengan Sampah. Melaui program ini lanjut Yessy, per tanggal 31 Oktober 2019, BNI telah berhasil melakukan pembukaan rekening simpanan pelajar (Simpel) dengan total jumlah rekening sebanyak 113.500 rekening di wilayah Jakarta.
Adapun gerakan menabung dengan sampah ini merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI). Inisiasi ini diwujudkan dalam penandatangan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Balai Agung, Balaikota Jakarta, pada (14/10).
Gerakan ini menjadi program yang mendorong kebiasan menabung sejak usia dini, dan menabung dengan cara yang mandiri melalui pemilahan sampah dari sumbernya dan menyetornya ke bank sampah. (*)
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More