Perbankan

BNI Terus Dorong Pengembangan Jaringan ke Arah Digital

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan jaringan ke arah digital. BNI telah menyiapkan sejumlah strategi untuk makin mendekatkan layanan mereka kepada masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil.

Direktur Network & Services BNI Ronny Venir mengatakan, transformasi jaringan di BNI dilakukan secara terukur. Meski transaksi telah banyak beralih ke digital, sebagian nasabah masih ingin melakukan transaksi tatap muka dengan mendatangi kantor cabang.

Bagi nasabah yang datang ke kantor cabang, kata Ronny, selain mendapat pelayanan juga diberi edukasi dan diarahkan oleh BNI untuk bertransaksi melalui digital ke depannya.

“Kami melengkapi outlet-outlet dengan mesin digital yang BNI miliki. Bagaimana pun juga kami melihat banyak masyarakat yang masih ingin bertransaksi lewat tatap muka,” kata Ronny dikutip 7 Desember 2022.

Ronny menjelaskan, sejalan dengan perubahan perilaku nasabah dalam bertransaksi, BNI telah melakukan transformasi melalui perubahan outlet dan layanan berbasis digital yang terbagi dalam empat format outlet yaitu super flagship, business flagship, digital first, dan tematik.

Outlet super flagship melayani hampir semua kegiatan finansial. Outlet business flagship menjadi pusat pelayanan terpadu untuk komunitas bisnis, sedangkan outlet tematik untuk memberikan pengalaman yang mendalam sesuai dengan tema lokasi. Hingga saat ini BNI memiliki outlet sekitar 1800 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Adapun digital first khusus untuk pelayanan customer fast moving customer. Ini biasanya kami tempatkan di mall dan tempat keramaian yang lain,” ujar Ronny.

Lebuh lanjut dia mengatakan, kriteria empat outlet tersebut akan diimplementasikan secara bertahap di BNI.

Selain melakukan transformasi jaringan, BNI juga berkomitmen untuk menjangkau para nasabah yang berada di daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh outlet, melalui BNI Agen46.

Ronny mengatakan BNI Agen 46 siap melayani kebutuhan transaksi masyarakat. BNI Agen46 telah hadir di wilayah-wilayah blankspot dan wilayah terdepan, tertinggal dan terluar (3T).

Hingga Oktober 2022, jumlah BNI Agen46 telah mencapai 166.565 agen dan tersebar di lebih dari 6 ribu kecamatan dan 31 ribu desa/kelurahan di seluruh Indonesia.

“Siapa saja bisa menjadi BNI Agen46, tetapi mayoritas adalah UMKM. BNI Agen46 merupakan perpanjangan tangan dari outletnya BNI. Ini tentu saja memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar yang mungkin membutuhkan waktu lama untuk ke outlet,” tambah Ronny.

BNI Agen46 yang berada di sekolah, apartmen maupun instansi kedinasan, juga berperan dalam mengedukasi masyarakat dalam mengelola lingkungan melalui program Bank Sampah.

Dia menuturkan seluruh lapisan masyarakat dapat ‘menabung’ sampah yang mereka kumpulkan kepada BNI Agen46 Bank Sampah . Sampah tersebut kemudian akan dikonversikan menjadi nominal uang tunai yang masuk ke rekening tabungan masyarakat.

“Dengan adanya program ini diharapkan menjadi solusi bersama untuk kita, dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik itu di sekolah, apartmen, instansi kedinasan, perumahan, pasar dan lainnya,” tutup Ronny. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

7 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

21 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

24 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

34 mins ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

39 mins ago

BGN Sebut 21.801 Motor untuk SPPG Belum Dibagikan, Ini Alasannya

Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More

56 mins ago