Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menerbitkan negotiable certificate of deposit (NCD) senilai Rp3,023 triliun. Hal itu sesuai rencana peseroan awal tahun yang berniat mencari tambahan pendanaan selain dari Dana Pihak Ketiga (DPK).
“Kita finalnya terbitkaan Rp3,023 triliun, sudah terbit kemarin,” kata Direktur BNI Bob Tyasika di Jakarta, Jumat, 17 Juni 2016.
Bob mengatakan, NCD yang diterbitkan dalam enam seri itu menawarkan tingkat bunga bervariasi tergantung masing-masing tenornya.
Dalam situs Kustodian Sentral Efek Indonesia disebutkan NCD Rupiah BNI Tahun 2016 Seri A senilai Rp390 miliar dengan tenor enam bulan menawarkan diskonto 7%, Seri B senilai Rp20 miliar dengan tenor 9 bulan tingkat diskonto 7,2%, Seri C senilai Rp42 miliar dengan tenor 370 hari tingakt diskonto 7,55%, Seri D senilai Rp415 miliar dengan tenor 18 bulan tingkat diskontonya 7,75%, Seri E senilai Rp1,231 triliun dengan tenor 24 bulan tingkat diskontonya 8,25%, Seri F senilai Rp925 miliar dengan tenor 36 bulan tingkat diskontonya 8,4%. Surat utang tersebut didaftarkan pada 15 Juni dan mulai didistribusikan secara elektronik pada 16 Juni.
Selain NCD, menurutnya Perseroan juga berencana menerbitkan MTN, namun tidak dalam waktu dekat. “Tahun ini enggak, MTN bukan tahun ini mungkin 2017-2018. Tapi di rencana tahun ini di RBB NCD sih,”tukasnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Adira Finance mengedepankan solusi pembiayaan relevan dengan kondisi daya beli dan perilaku konsumen… Read More
Poin Penting Sun Life Indonesia menitikberatkan edukasi finansial, perluasan akses asuransi, dan inovasi layanan berbasis… Read More
Poin Penting Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menyambut positif PT Sinar Mas Asuransi Syariah (SMAS)… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung usai lolos fit… Read More
Poin Penting Nilai tukar rupiah menguat 0,23 persen ke level Rp16.782 per dolar AS setelah… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda… Read More