Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia menggandeng PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk menerbitkan satu paket kartu Promoter (Profesional, Modern, dan Terpercaya)
Dengan Kartu BNI PolriPromoter ini anggota Polri dapat memiliki beragam kartu BNI, kali ini sudah siap dengan Kartu Debit BNI dengan desain khusus, ke depan dapat disiapkan juga Kartu BNI TapCash dan Kartu Kredit BNI.
Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksi Perbankan BNI, Adi Sulistyowati, mengatakan, kerjasama ini dalam rangka mendukung program Pemerintah dan Bank Indonesia yang tengah mengampanyekan Program Cashless Society yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).
“Ini yang melandasi BNI untuk ambil bagian dalam upaya meningkatkan transaksi non cash di Tanah Air,” kata Adi di Jakarta, Senin, 17 April 2017.
Adi berharap kontribusi BNI dalam mendukung penerbitan kartu ini dapat mengubah habit bertransaksi secara cash atau tunai menjadi cashless atau non tunai, sekaligus menjadikan BNI sebagai bank pertama yang mendukung dan mensosialisasikan program utama Kapolri yaitu Promoter.
Kerja sama ini sendiri akan semakin melengkapi layanan yang diberikan BNI kepada Polri, karena sebelumnya terdapat berbagai kerja sama lain yang juga secara khusus hanya disiapkan untuk anggota Polri, antara lain penerbitan Kartu Tanda Anggota Elektronik (E-KTA) Polri yang digunakan untuk menampung gaji dan berfungsi sebagai Kartu Debit atau ATM.
Sementara itu, dengan penerbitan kartu Promoter ini, anggota Polri terutama di lingkungan Markas Besar Polri yang memiliki kartu debit Co Branding Promoter dapat memanfaatkannya sebagai penyimpanan dana tunjangan kinerja, sehingga pengelolaan keuangannya menjadi lebih baik.
“Saat ini, penyaluran tunjangan kinerja Polri yang sudah melalui rekening BNI sekitar 35.000 anggota, sehingga masih terbuka potensi kerja sama yang lebih luas dengan anggota Polri lainnya,” tambah Adi. (*)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More