BNI; Kerja sama linkage. (Foto: Budi Urtadi)
Kerja sama penyaluran kredit dengan pola linkage diandalkan BNI dalam menyasar segmen UMKM. Paulus Yoga
Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menargetkan kucuran kredit ke segmen mikro bertambah sekitar Rp3 triliun, sehingga outstanding-nya menjadi Rp8 triliun.
Direktur Bisnis Banking 2 BNI Sutanto mengatakan, bahwa outstanding (baki debet) kredit mikro perseroan ada sekitar Rp5 triliun. “Minimal mikro jadi Rp8 triliun di akhir tahun. Dari teman-teman BPR kan sekitar Rp3 triliun,” tukasnya kepada Infobank di Jakarta, Jumat, 4 September 2015.
Menurutnya, sebagian besar penyaluran kredit mikro dilakukan melalui kerja sama linkage dengan lembaga keuangan seperti BPR.
BNI sendiri baru saja menggandeng PT Sentra Modal Harmoni selaku holding Company dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Nusamba Group untuk meningkatkan penetrasi di segmen mikro.
Khusus kerja sama pola linkage dengan Lembaga Keuangan telah tersalurkan dengan baki debet mencapai Rp 3,5 triliun per 30 Juni 2015. (*)
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More