Categories: Perbankan

BNI Syariah Siap Kelola Dana BPJS Kesehatan Syariah

Dana yang mengalir di bank syariah diharap meningkatkan pertumbuhan bank syariah. Ria Martati.

Jakarta– Rencana BPJS Kesehatan untuk menempatkan dananya di bank syariah disambut baik oleh bank-bank syariah.  Direktur Utama PT BNI Syariah, Tbk Dinno Indiano mengatakan pengelolaan dana peserta BPJS Kesehatan di bank-bank syariah akan membantu pertumbuhan bank syariah.

“Sangat siap, sejauh ini kan seperti sekarang dana haji meskipun deposito tapi kan sesuai patokan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan),” kata dia di Jakarta, Jumat 7 Agustus 2015.

Dinno mengatakan, jika nantinya dana itu ditempatkan dalam bentuk deposito pun bank syariah akan mampu menyerapnya. Dukungan berupa aliran dana itu diharapkan mendorong market share bank syariah yang selama ini mentok di kisaran 5%

“Bank syariah harus didukung, kalau enggak kan gak bakal lewat 5%, seperti di Malaysia kan bisa 20%,” kata dia.

BNI Syariah sendiri telah mengelola dana haji sebesar Rp5 triliun yang dilimpahkan induknya.

Seperti diketahui, dengan maraknya isu BPJS Kesehatan diharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), maka OJK bersama-sama dengan MUI, BPJS, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan menggelar pertemuan. Hasilnya antara lain adalah MUI menyarankan perlu adanya penyempurnaan terhadap program jaminan kesehatan nasional sesuai dengan nilai-nilai syariah untuk menfasilitasi masyarakat yang memilih program dengan prinsip syariah.

Anggota Komisi Fatwa MUI Jaih Mubarok menjelaskan, ‎dalam keputusan dan rekomendasi Ijtma Ulama Komisi Fatwa MUI se-Indonesia beberapa waktu lalu, tidak menyimpulkan bahwa jaminan kesehatan nasional oleh BPJS Kesehatan haram.

Penyelenggaraan BPJS Kesehatan dinilai tidak sesuai syariah, karena mengandung tiga unsur dilarang yaitu gharar, maisir dan riba.

‎Menurut Jaih, jika ketiga unsur tersebut sudah dihilangkan maka dengan sendirinya jaminan kesehatan nasional oleh BPJS Kesehatan menjadi sesuai prinsip syariah.

Apriyani

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

14 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago