Bali – PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah) kembali raih predikat kinerja sangat bagus dalam lima tahun berturut-turut versi Majalah Infobank. Penilaian tersebut dilakukan terhadap lebih dari 100 institusi perbankan Indonesia.
“Alhamdulillah, per Juni 2017 aset BNI Syariah telah menembus Rp 30,7 Triliun atau naik 19,7% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada BNI Syariah, dimana pencapaian ini menjadi komitmen bagi kami untuk menjadi Hasanah Banking Partner dan meningkatkan layanan perbankan syariah bagi mitra, nasabah dan masyarakat,” kata
Corporate Secretary BNI Syariah, Adjat Djatnika, di Bali, Jumat, 11 Agustus 2017.
Untuk tahun ini sendiri BNI Syariah kembali meraih dua penghargaan diantaranya, Bank Syariah predikat sangat bagus selama 5 tahun berturut- turut untuk kategori aset diatas 25 Triliun dan Bank Syariah predikat sangat bagus kategori aset tahun 2016.
BNI Syariah sendiri melewati triwulan II di tahun 2017 dengan baik. Laba bersih triwulan II- 2017 tercapai sebesar Rp165 Miliar atau naik sebesar 13,0% dibanding tahun sebelumnya Juni 2016 sebesar Rp146 Miliar.
Dari sisi pertumbuhan aset Year on Year (YoY) naik sebesar 19,7% dari Rp 25,7 Triliun pada Juni tahun lalu menjadi sebesar Rp 30,7 Triliun.
Pertumbuhan aset ini didorong oleh pertumbuhan pada pembiayaan sebesar 18,8% dan DPK sebesar 22,1% terhadap posisi tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Pembiayaan pada Juni 2016 juga tercatat positif dari Rp18,9 Triliun menjadi Rp22,5 Triliun pada Juni tahun ini. Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga yang pada Juni tahun lalu sebesar Rp21,8 Triliun meningkat menjadi Rp26,7 Triliun pada Juni 2017. (*)
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More