Jakarta – BNI Syariah terus mengembangkan potensi ekonomi syariah di dalam negeri salahsatunya melalui fitur Smart Shadaqah dalam kartu pembiayaan Hasanah Card.
Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan BNI Syariah Rima Dwi Permatasari menyampaikan, fitur ini memudahkan akses masyarakat dalam menunaikan ibadah shadaqah. Rima juga menyampaikan, baru berselang 6 bulan diluncurkan pihaknya telah menggalang dana sekitar Rp100 juta.
“Dengan potensi 350 ribu pemegang kartu Hasanah yang ada saat ini, jika 50 hingga 100 ribu berdonasi minimal Rp 10 ribu saja maka setiap bulan bisa Rp 500 juta, potensinya besar,” kata Rima dalam Talkshow virtual ‘Yang Muda Yang Peduli Sesama’ yang diselenggarakan BNI Syariah, Selasa 27 Oktober 2020.
Sebelumnya BNI Syariah telah meluncurkan fitur smart shadaqah bekerjasama dengan dua badan amil yaitu BAZNAS (Badan Amil Zakat Indonesia) dan ACT (Aksi Cepat Tanggap). Dimana soft Launching fitur ini dilakukan pada 30 Maret 2020 lalu.
Smart shadaqah merupakan fitur pendebetan BNI iB Hasanah Card secara rutin tiap bulan untuk donasi melalui kerjasama dengan badan amil. Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan Rima Dwi Permatasari mengatakan tujuan peluncuran fitur smart shadaqah untuk membantu masyarakat Indonesia yang sudah dikenal sebagai mayarakat yang dermawan.
Rima percaya, potensi keuangan syariah nasional masih bisa terus berkembang ditengah persaingan global. Menurutnya, Indonesia dengan populasi muslim terbesar di dunia menyimpan potensi keuangan syariah hingga Rp3.000 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting SIG mencatat nihil fatalitas di seluruh operasi, dengan LTIFR 0,13 dan LTISR 1,01,… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More