News Update

BNI Syariah Bukukan Laba Rp246 Miliar di Triwulan III-2017

Jakarta — PT Bank BNI Syariah (BNI Syariah) membukukan labanya hingga triwulan III tahun 2017 sebesar Rp 246 miliar atau naik sebesar 14,6 persen dari periode yang sama tahun 2016.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengungkapkan, pertumbuhan laba pada triwulan III pada tahun ini disokong oleh ekspansi pembiayaan dan kontribusi komposisi rasio dana murah serta efisiensi operasional yang terus terjaga.

Alhamdulillah, di triwulan ketiga tahun 2017 BNI Syariah melewati dengan baik,” kata Plt Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di kantor pusat BNI Syariah, Jakarta, Kamis, 19 Oktober 2017.

Laba bersih tercapai sebesar Rp246 milliar, atau naik sebesar 14,6 persen dibanding September 2016 sebesar Rp215 miliar.

Kinerja laba ditopang kenaikan pembiayaan dari Rp19,5 triliun di September 2016, menjadi Rp22,5 triliun pada September tahun 2017 ini. Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) naik dari Rp23,3 triliun meningkat menjadi Rp28,2 triliun pada September 2017, dengan rasio dana murah (CASA) sebesar 48,7 persen naik dari 47,4 persen di tahun sebelumnya.

Firman menjelaskan, total pembiayaan sebesar Rp22,5 triliun tersebut, sebagian besar merupakan pembiayaan konsumer yaitu 52,6 persen disusul pembiayaan ritel produktif/SME sebesar 21,8 persen, pembiayaan komersial sebesar 18 persen, pembiayaan mikro sebesar 5,9 persen, dan kartu pembiayaan Hasanah Card 1,4 persen. Di pembiayaan konsumer, sebagian besar portofolio merupakan BNI Griya iB Hasanah yang mencapai 84,9 persen.

Pertumbuhan kinerja yang positif ini tidak lepas dari peran BNI sebagai induk perusahaan. Bentuk sinergi BNI Syariah dengan BNI di antaranya Syariah Chaneling Outlet (SCO), di mana nasabah diberikan kemudahan untuk dapat melakukan transaksi syariah di 1.490 kantor cabang BNI.

Selain itu, bersama BNI Incorporated melaksanakan pembiayaan bersama (supply chain financing) infrastuktur, Haji dan Umrah Business, Micro Finance serta event bersama seperti BNI Subsidiaries Expo, Java Jazz, Pekan Raya Jakarta (PRJ), Inacraft, Garuda Travel Fair (GATF), dan event bersama lainnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

1 hour ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

6 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago