BNI Syariah bersinergi dengan Universitas Esa Unggul
Jakarta – BNI Syariah bersinergi dengan Universitas Esa Unggul (UEU) dalam hal cash management dan fasilitas pembiayaan BNI Fleksi iB Hasanah.
Melalui layanan cash management BNI Syariah ini akan memudahkan pengelolaan keuangan kampus dengan tetap berbasis akad syariah.
“Selain layanan cash management, kerjasama yang dilakukan yakni fasilitas pembiayaan Fleksi iB Hasanah bagi seluruh civitas akademika UEU yang berjumlah sekitar 200 orang. Diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi seluruh akademika. Baik untuk keperluan umroh maupun kebutuhan lainnya,” kata Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati, di Jakarta, Jumat, 2 Maret 2018.
BNI syariah sendiri memandang bahwa universitas sebagai institusi pencetak generasi bangsa harus difasilitasi dengan layanan keuangan yang Hasanah. Hal ini sejalan dengan visi BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner sebagai bank yang modern, digital dan universal.
Baca juga: Paparan Kinerja BNI Syariah
Disamping kerjasama bisnis, BNI Syariah membuka peluang magang bina Hasanah bagi mahasiswa Universitas Esa Unggul. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2017, yang mana memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmunya di perbankan syariah.
“Kami berupaya berkomitmen sesuai maqoshid syariah, yakni hifdz aql (menjaga akal) melalui pendidikan”, tutur Dhias.
Sementara Rektor Universitas Esa Unggul, Arief Kusuma Among Praja, menyatakan bahwa BNI Syariah menjadi pilihan satu-satunya Bank Syariah yang menjadi partner UEU.
“Karena memberikan value Hasanah/kebaikan di setiap produk dan layanannya,” jelasnya. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More