Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut berduka cita yang mendalam serta turut berbelasungkawa atas jatuhnya korban meninggal dunia dalam bencana gempa Bumi di Majene-Mamuju. Perseroan bergegas menyalurkan bantuan kepada para korban.
Pada tahap pertama perseroan memberikan bantuan penanganan bencana, dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan di kawasan bencana gempa bumi Mamuju, Sulawesi Barat dan sekitarnya. Bantuan yang disalurkan melalui Satuan Tugas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Mamuju ini diharapkan akan meringankan beban para korban.
Bantuan kemanusiaan tersebut mulai disalurkan pada Jumat, 15 Januari 2021. Bantuan disampaikan dalam bentuk kebutuhan darurat seperti makanan siap saji hingga selimut. Kali ini gempa terpusat di Majene, namun dampak kerusakannya cukup besar terasa di Mamuju.
Lebih lanjut, BNI juga berkontribusi mendirikan posko dan dapur umum bersama Satgas BUMN untuk membantu masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan dan menyalurkan bantuan CSR untuk benca alam gempa Mamuju.
Terkait dengan operasional layanan perbankan, Corporate Secretary BNI Mucharom menuturkan di Jakarta, Kantor Cabang (KC) Mamuju (yang berada di tengah kota Mamuju) tidak dapat beroperasi. Namun dua Kantor Cabang Pembantu (KCP) di bawah koordinasi KC Mamuju masih beroperasi yaitu KCP Topoyo dan KCP Pasangkayu.
Perseroan berusaha untuk mempercepat pemulihan jaringan kantor dan layanan digital perbankan yang sempat terdampak bencana di Kota Mamuju.
“Untuk saat ini 1 Kantor cabang BNI Mamuju serta 11 ATM BNI tidak berfungsi karena masih ada kendala aliran listrik dan jaringan komunikasi dampak Gempa Mamuju. Sedangkan 12 ATM BNI di kota Mamuju sudah dapat digunakan masyarakat untuk transaksi perbankan. Jika jaringan komunikasi kembali normal, maka pelayanan seluruh E-channel kami akan berfungsi kembali secara otomatis,” ujarnya Jumat (15/1/2021). (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More