Perbankan

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting

  • BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026
  • Sebanyak Rp16,64 triliun untuk ATM/CRM dan Rp7,33 triliun untuk kantor cabang, dengan estimasi Rp1,71 triliun per hari
  • Layanan didukung cabang terbatas, O-Branch, 217 ribu Agen46, dan aplikasi wondr by BNI.

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan uang tunai sebesar Rp23,97 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penarikan tunai serta aktivitas transaksi menjelang puncak arus mudik Lebaran yang berlangsung pada 11–24 Maret 2026.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, penyediaan likuiditas tersebut telah disesuaikan dengan proyeksi peningkatan kebutuhan masyarakat selama periode tersebut.

“BNI memastikan kesiapan likuiditas dan jaringan layanan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Jumat, 27 Februari 2026.

Baca juga: Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Dari total dana yang disiapkan, sebesar Rp16,64 triliun dialokasikan untuk pengisian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM). Sementara itu, sebanyak Rp7,33 triliun lainnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan transaksi di outlet kantor cabang.

BNI memperkirakan kebutuhan uang tunai selama periode tersebut mencapai sekitar Rp1,71 triliun per hari. Proyeksi ini mempertimbangkan tren peningkatan transaksi masyarakat, termasuk pencairan tunjangan hari raya (THR), belanja kebutuhan Lebaran, hingga persiapan mudik.

Untuk mendukung layanan selama libur Lebaran, BNI juga mengoperasikan kantor cabang secara terbatas pada 20 Maret 2026 sebanyak 23 outlet dan pada 23 Maret 2026 sebanyak 32 outlet.

Layanan Operasional Terbatas

Layanan operasional terbatas tersebut dibuka pukul 10.00–12.00 waktu setempat dan melayani transaksi tertentu seperti setoran BBM Pertamina, Bulog, penerimaan negara, pemindahan dana antar rekening BNI, serta setoran dan penarikan tunai.

Selain jaringan kantor cabang, BNI mengoptimalkan Layanan Gerak BNI (O-Branch) yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis seperti jalur mudik, kawasan wisata, dan titik keramaian. Perseroan juga mengandalkan lebih dari 217 ribu Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.

Dorong Transaksi Digital

Di sisi digital, BNI terus mendorong pemanfaatan aplikasi wondr by BNI yang hingga akhir Februari 2026 telah digunakan oleh 12,7 juta nasabah.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian kebutuhan, hingga pemantauan pengeluaran tanpa harus datang ke kantor cabang.

Dengan kesiapan likuiditas hampir Rp24 triliun serta dukungan jaringan layanan yang luas, BNI memastikan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026 dapat terpenuhi secara lancar, aman, dan terintegrasi, baik melalui kanal fisik maupun digital. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

8 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

8 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

11 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

12 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

13 hours ago