Perbankan

RUPST BNI Sepakat Tebar Dividen Rp13,02 Triliun atau 65 Persen dari Laba 2025

Poin Penting

  • RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025.
  • Nilai tersebut setara 65 persen dari laba bersih konsolidasi Rp20,04 triliun.
  • Sisa laba sebesar Rp7,14 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI dalam rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 menyepakati pembagian dividen sebesar Rp13,02 triliun dari laba bersih tahun 2025.

Pada 2025, BNI membukukan laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp20,04 triliun.

Dengan demikian, nilai dividen tersebut setara dengan 65 persen dari total laba bersih konsolidasi.

Sementara itu, pemegang saham juga menyepakati penetapan 35 persen atau Rp7,14 triliun untuk digunakan sebagai saldo ditahan perseroan.

Baca juga: BNI Gelar RUPST 9 Maret 2026, Ini Agenda Lengkapnya

Sebagaimana diketahui, BNI memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp13,95 triliun dari laba bersih konsolidasi tahun 2024, yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp21,5 triliun.

Besaran dividen tersebut setara dengan 65 persen dari total laba bersih konsolidasi atau Rp374,05 per lembar saham sebagai dividen tunai. 

Rasio pembayaran dividen tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan dividen tahun buku 2023 yang sebesar 50 persen dari laba bersih perseroan.

Baca juga: Undian Rejeki wondr BNI Tahap II Digelar, Mercedes-Benz hingga Ratusan Gadget Dibagikan

Sepanjang 2025, BNI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp20,04 triliun sepanjang 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit yang solid serta pengelolaan risiko yang terjaga.

Hingga akhir 2025, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit 15,9 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga: BNI Mau Buyback Saham Rp905,48 Miliar, Minta Restu di RUPST 2026

Pertumbuhan kredit tersebut sepenuhnya didukung oleh dana murah (CASA) yang tumbuh 28,9 persen yoy. Kinerja CASA ditopang oleh pertumbuhan giro 43,8 persen yoy dan tabungan yang meningkat 11,2 persen yoy. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Gelar BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri

Dalam gelaran BTN Run 2026 for Charity ini, donasi dihitung berdasarkan dua komponen utama, yaitu… Read More

2 hours ago

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Jepang, Bahas Investasi hingga Energi

Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More

5 hours ago

Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Tembus 18.088 Kali saat Musim Mudik Lebaran 2026

Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More

7 hours ago

Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More

8 hours ago

Berikut 5 Saham Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan

Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More

8 hours ago

IHSG Pekan Ini Ditutup Turun 0,14 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.516 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More

8 hours ago