BNI; Dukung batik nasional. (Foto: Budi Urtadi)
Puncak dukungan BNI terhadap Yayasan Batik Nasional adalah menjadi satu-satunya sponsor dari perbankan pada acara Peringatan Hari Batik Nasional di Museum Tekstil, Ria Martati.
Jakarta– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menyemarakan Hari Batik Nasional yang kali ini jatuh pada 2 Oktober 2015 dengan menjadi pendukung berbagai event perayaan Hari Batik Nasional yang digagas Yayasan Batik Nasional. Puncak dukungan BNI terhadap Yayasan Batik Nasional adalah menjadi satu-satunya sponsor dari perbankan pada acara Peringatan Hari Batik Nasional di Museum Tekstil, Jakarta, Jumat (2 Oktober 2015). Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin dan Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi.
Acara ini sekaligus mengawali rangkaian Batik Fashion Week yang digelar mulai Jumat pagi hingga hari Minggu, 4 Oktober 2015. Batik Fashion Week digelar sepenuhnya di Gandaria City, Jakarta. Untuk menyemarakan kedua acara tersebut, BNI membawa pengrajin batik dari Kampoeng BNI Batik Tulis Lasem, Jawa Tengah. Kampoeng BNI Batik Tulis Lasem merupakan salah satu dari dua Kampoeng BNI yang dikembangkan sebagai industri batik berbasis tradisi mulai dari bawah (ketika pengrajin batik belum memiliki kemampuan berbisnis dengan baik dan tidak memiliki akses ke pembiayaan bank) hingga menjadi pengusaha menengah atas. Ada 101 mitra binaan BNI yang dibina di Kampoeng BNI ini. Kampoeng BNI yang memproduksi batik lainnya adalah Kampoeng BNI Batik Tulis Wiradesa, Jawa Tengah dengan sekitar 42 mitra binaan BNI.
BNI juga hadir di Batik Fashion Week yang digelar oleh Fimela.com bekerja sama dengan Yayasan Batik Indonesia. Acaranya antara lain Batik Fesyen Show, kompetisi batik, hingga peragaan busana batik oleh para pemilik akun Istagram yang memiliki perhatian besar pada perkembangan batik nasional. Dalam acara itu, BNI menyiapkan beragam Promo bagi para pengguna kartu Debit dan Kredit dalam transaksi di event tersebut.
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More