BNI Sekuritas Gaet Investor Muda Kelola Investasi Lewat New BIONS

Jakarta – BNI Sekuritas resmi meluncurkan aplikasi New BIONS, sebuah platform investasi digital yang dirancang untuk mempermudah generasi muda dalam mengelola berbagai instrumen investasi secara bijak dan bertanggung jawab.

SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana menjelaskan, aplikasi ini menjadi pendorong utama dalam pengembangan layanan wealth management yang relevan dengan gaya hidup digital masyarakat saat ini.

“Hadirnya New BIONS memberikan dampak positif bagi ekosistem keuangan BNI Group. Nasabah kini bisa bertransaksi saham, obligasi, dan reksa dana secara mudah dalam satu aplikasi. Ini tentu menjadi nilai tambah untuk memperluas jangkauan investor, khususnya dari kalangan muda,” ujar Steven dalam keterangan tertulis dikutip 7 Mei 2025.

Baca juga: BNI Sekuritas Kembali Gelar Kompetisi Trading Saham, Total Hadiah Rp2,5 Miliar

Steven juga menegaskan, inovasi ini sejalan dengan target Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ingin menambah dua juta investor baru sepanjang tahun 2025. Dengan fitur-fitur yang lengkap dan antarmuka yang ramah pengguna, New BIONS diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk mulai berinvestasi.

Peluncuran New BIONS juga menjadi bagian dari strategi BNI dalam memperkuat sinergi ekosistem keuangan BNI Group, sekaligus menjawab kebutuhan nasabah akan layanan investasi yang praktis, terintegrasi, dan user-friendly.

Sebagai bagian dari kampanye peluncuran, BNI Sekuritas turut menggelar BIONS Cuanpionship #4, kompetisi trading saham tahunan yang kembali hadir dengan dua kategori utama yakni, Legendary Class dan Victory Class. Kompetisi ini terbuka untuk seluruh nasabah BNI Sekuritas dan menjadi ajang edukatif sekaligus kompetitif untuk mendorong literasi keuangan masyarakat.

Baca juga: BNI Catat Laba Rp5,38 Triliun di Kuartal I-2025, Kredit Korporasi Melesat

“Ke depan, BNI akan terus mendukung transformasi digital yang dilakukan oleh BNI Sekuritas sebagai bagian dari komitmen kami untuk membangun masa depan keuangan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan,” pungkas Steven. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

25 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

14 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago