Categories: Perbankan

BNI Segera Tambah 20 Ribu Agen Laku Pandai

Jakarta– PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tahun ini akan melebarkan jaringan perpanjangan tangan bank dengan menambah 20 ribu agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) baru. Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati mengatakan, Perseroan akan menambah agen hingga ke kecamatan-kecamatan.

“Kita di daerah yang banyak blankspot, di Jawa juga banyak, sekarang BNI kan adanya banyak di kabupaten nah di kecamatan akan ditambah laku pandai. Kalau di Kabupaten sudah tercover outlet kita,”kata wanita yang akrab dipanggil Susi ini di Jakarta, Rabu 20 Januari 2016.

Dalam semester pertama ini, penambahan agen Laku Pandai baru diharapkan mencapai 7 ribu hingga 10 ribu agen. Untuk mendukung keberadaan agen Laku Pandai, BNI juga akan menambah 70 hingga 90 outlet baru yang bertugas mengawasi kinerja agen.

Menurut data OJK, implementasi Laku Pandai telah didukung oleh 24.895 agen berhasil menjaring 1.094.362 Nasabah serta mengumpulkan dana pihak ketiga sebanyak Rp41,3 Miliar. Dari jumlah itu, BNI hingga Oktober tahun lalu baru memiliki 226 agen, dengan nominal saldo DPK Rp1,2 miliar.(*) Ria Martati

Apriyani

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

6 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

12 hours ago