Categories: Perbankan

BNI Sabet Predikat Sangat Bagus Infobank BUMN Awards 2015

Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyabet Infobank BUMN Awards 2015 untuk kategori bank. Berdasarkan penilaian Infobank, bank dengan logo 46 itu mendapatkan nilai 91,35 dan masuk dalam predikat Sangat Bagus.
Di tengah kelesuan ekonomi, BNI hingga kuartal ketiga tahun ini masih mencatat kinerja positif. BNI mencetak pertumbuhan kredit hingga 14,6% secara year on year menjadi Rp307,12 triliun. Pertumbuhan kredit berimbang pada semua segmen kredit. Komposisi pinjaman yang disalurkan adalah untuk  segmen usaha menengah dan kecil 27,8%, segmen korporasi 26,2%, BUMN 17,7%, kredit konsumer 17,9%, dan pembiayaan anak perusahaan dan cabang luar negeri sebesar 10,6%. Untuk Business Banking, kenaikan penyaluran kredit didominasi oleh segmen usaha menengah, korporasi, dan BUMN. Khusus untuk penyaluran kredit yang membiayai pembangunan proyek infrastruktur juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,6% dari Rp 59,79 triliun menjadi Rp63,73 triliun. Kualitas kredit pun terjaga, dengan Non Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,8% dan NPL net sebesar 0,7% atau turun dibanding posisi Kuartal II 2015 yang sebesar 3,0% dan 0,8%.
Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun BNI hingga akhir Kuartal III 2015 mencapai Rp349,44 triliun atau tumbuh 13,3% dibanding posisi akhir Kuartal III 2014 yang sebesar Rp308,33 triliun dengan komposisi dana murah atau CASA (curent account saving account) dipertahankan di atas 60% dari total DPK dan per 30 September 2015 masih mencapai 60,9%.
Total Aset BNI per 30 September 2015 mencapai Rp456,46 triliun atau naik 11,9% dari Rp408,05 triliun periode yang sama tahun sebelumnya. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

14 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago