Gedung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut diputuskan untuk merombak susunan komisaris dan direksi perseroan.
Dalam keputusan rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Royke Tumilaar dari jabatannya dan mengalihkan tugas Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Utama perseroan, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama.
Selain itu, RUPST juga mengangkat Alexandra Askandar menjadi Wakil Direktur Utama, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur di Bank Mandiri.
Baca juga: Putrama Wahju Setyawan Gantikan Royke Tumilaar Jadi Dirut BNI, Alexandra Askandar Wadirut
Perseroan turut mengangkat beberapa nama baru dalam jajaran direksi, antara lain M. Iqbal sebagai Direktur Commercial Banking, Abu Santosa Sudrajat sebagai Direktur Treasury & International Banking, Eko Setyo Nugroho sebagai Direktur Kelembagaan, dan Risan Kaslan sebagai Direktur Network & Retail Funding.
Pemegang saham juga menyetujui perubahan dalam jajaran Dewan Komisaris dengan menunjuk Omar Sjawaldy Anwar sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen, Tedi Bharata sebagai Wakil Komisaris Utama, Suminto dan Donny Hutabarat sebagai Komisaris.
Kemudian Didik Junaidi Rachbini dan Vera Febyanthy sebagai Komisaris Independen.
Baca juga: Pemegang Saham BNI Restui Buyback Saham Rp1,5 Triliun
Dengan keputusan RUPST BNI ini, berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi BNI:
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More