Gedung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut diputuskan untuk merombak susunan komisaris dan direksi perseroan.
Dalam keputusan rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Royke Tumilaar dari jabatannya dan mengalihkan tugas Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Utama perseroan, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama.
Selain itu, RUPST juga mengangkat Alexandra Askandar menjadi Wakil Direktur Utama, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur di Bank Mandiri.
Baca juga: Putrama Wahju Setyawan Gantikan Royke Tumilaar Jadi Dirut BNI, Alexandra Askandar Wadirut
Perseroan turut mengangkat beberapa nama baru dalam jajaran direksi, antara lain M. Iqbal sebagai Direktur Commercial Banking, Abu Santosa Sudrajat sebagai Direktur Treasury & International Banking, Eko Setyo Nugroho sebagai Direktur Kelembagaan, dan Risan Kaslan sebagai Direktur Network & Retail Funding.
Pemegang saham juga menyetujui perubahan dalam jajaran Dewan Komisaris dengan menunjuk Omar Sjawaldy Anwar sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen, Tedi Bharata sebagai Wakil Komisaris Utama, Suminto dan Donny Hutabarat sebagai Komisaris.
Kemudian Didik Junaidi Rachbini dan Vera Febyanthy sebagai Komisaris Independen.
Baca juga: Pemegang Saham BNI Restui Buyback Saham Rp1,5 Triliun
Dengan keputusan RUPST BNI ini, berikut susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi BNI:
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More
Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More
Poin Penting Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar pada 2025, naik 23 persen yoy,… Read More
Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More