Perbankan

BNI Raih Predikat Tertinggi Implementasi GCG di ‘The 16th IICD CG Conference & Award 2025’

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Leadership in Corporate Governance pada ajang The 16th IICD Corporate Governance Conference & Award 2025, yang digelar Senin, 15 September 2025, di Ballroom Pullman Hotel, Jakarta.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas konsistensi BNI dalam memperkuat penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini bisnis.

Tahun ini, BNI berhasil naik peringkat dari sebelumnya meraih kategori “Best Overall” menjadi “Leadership in Corporate Governance”, predikat tertinggi dalam ajang tersebut.

“Pencapaian ini semakin memotivasi kami untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta integritas di setiap aktivitas perusahaan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis, 18 September 2025.

Baca juga: BNI Perkuat Integritas dan GCG Lewat Compliance Forum Bersama KPK

Penghargaan “Leadership in Corporate Governance” mengacu pada penerapan standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), instrumen yang dikembangkan oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kinerja perusahaan di kawasan ASEAN. 

Predikat ini menegaskan bahwa BNI telah memenuhi standar tertinggi ACGS, mencerminkan praktik tata kelola yang kuat, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing di pasar regional.

Adapun penilaian dilakukan terhadap 200 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar (Big Cap) dan menengah (Mid Cap) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, menggunakan metodologi ASEAN Corporate Governance Scorecard 2023.

Baca juga: BNI Ingatkan Masyarakat Waspadai Lowongan Kerja Palsu

Okki menegaskan bahwa penerapan GCG merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis dan pertumbuhan BNI, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. 

“Ke depan, BNI berkomitmen untuk terus menerapkan prinsip GCG dan sustainability secara konsisten. Kami percaya tata kelola yang kuat dan berkelanjutan bukan hanya mendorong kinerja perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, nasabah, dan masyarakat luas,” pungkasnya. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

33 mins ago

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

4 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

4 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

4 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

4 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

5 hours ago