Perbankan

BNI Raih Penghargaan Women in SDG’s Action 2025, Komitmen Kuat Berantas Kemiskinan

Poin Penting

  • Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menerima Women in SDG’s Action 2025 kategori No Poverty atas kontribusinya dalam inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah.
  • BNI memperkuat layanan digital, pembiayaan mikro, serta ekosistem Xpora untuk membantu UMKM terhubung dengan pasar internasional.
  • Kredit UMKM dan segmen kecil BNI terus tumbuh, dengan komitmen menghadirkan ekosistem perbankan inklusif, setara, dan mendukung pengentasan kemiskinan melalui inovasi keuangan.

Jakarta – Upaya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali mendapatkan pengakuan nasional.

Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, meraih penghargaan Women in SDG’s Action 2025 untuk kategori SDG’s No Poverty (Tanpa Kemiskinan) berkat kontribusinya dalam memperluas akses keuangan digital dan memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang digelar di Hotel Santika Slipi, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2025.

Penilaian diberikan atas peran Corina dalam menghadirkan solusi perbankan yang inklusif bagi pelaku UMKM dan masyarakat desa, serta mendorong sektor perbankan menjadi katalis pengentasan kemiskinan.

Baca juga: BNI Dukung Kebangkitan Ekosistem Kreatif Lewat ICCF 2025 di Malang Raya

Corina menegaskan, komitmen BNI terhadap agenda keberlanjutan diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendorong kemandirian ekonomi keluarga di berbagai wilayah.

“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami di BNI untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang berdampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat inklusi keuangan di seluruh lapisan,” ujar Corina dalam keterangan tertulis.

Dia menambahkan, BNI secara konsisten mempercepat transformasi layanan digital untuk menjangkau pelaku UMKM, masyarakat berpenghasilan rendah, dan kelompok yang belum terlayani sistem keuangan formal.

Penguatan layanan dilakukan melalui pengembangan aplikasi, pembiayaan mikro, serta ekosistem digital seperti Xpora yang membantu jutaan pelaku UMKM terhubung dengan pasar internasional.

Kinerja Positif Segmen UMKM dan Peningkatan Akses Keuangan

Hingga September 2025, kredit segmen kecil BNI mencapai Rp74,2 triliun. Sementara itu, kredit UMKM non-KUR tumbuh 13,9 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp46,3 triliun.

Capaian tersebut mencerminkan konsistensi BNI dalam memperkuat sektor riil dan mendukung kemandirian ekonomi nasional.

Baca juga: BNI Raih Penghargaan Leadership AA di Indonesia ESG Leadership Awards 2025

Selain memperluas akses keuangan, BNI juga aktif membangun ekosistem perbankan yang inklusif dan setara.

Corina menuturkan bahwa BNI terus memperkuat lingkungan kerja progresif dengan mayoritas pegawai perempuan serta budaya kerja tanpa diskriminasi—sebuah langkah yang mencerminkan kepemimpinan humanis dan berkelanjutan.

Dukungan Berkelanjutan terhadap Tujuan Pembangunan Nasional

“Ke depan, BNI akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya dalam upaya mengurangi kemiskinan melalui inovasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” imbuh Corina.

Baca juga: BNI Ungkap Progres Penyaluran Dana Pemerintah Rp55 Triliun, Siap Tambahan

Melalui penghargaan tersebut, BNI menegaskan posisinya sebagai institusi perbankan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga aktif dalam menghadirkan perubahan sosial melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dari berbagai lapisan.

BNI berharap komitmen tersebut dapat mempercepat terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri, inklusif, dan berdaya saing. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

21 mins ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

34 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

43 mins ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

53 mins ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

1 hour ago

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap 3 Persen, Hanya Diubah Jika Terjadi Krisis Besar

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More

1 hour ago