Poin Penting
Jakarta – Komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kembali mendapat pengakuan nasional.
BNI meraih penghargaan Leadership AA – Excellence Leader in ESG Transparency dalam ajang Indonesia ESG Leadership Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Bumi Global Karbon (BGK) Foundation di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD Jakarta, Rabu, 12 November 2025.
Penghargaan tersebut menegaskan posisi BNI sebagai salah satu pelopor transparansi dan tata kelola berkelanjutan di sektor keuangan Indonesia.
Tahun ini, acara tersebut mengusung tema “Aligning Indonesia ESG Leadership with Global Opportunities”, yang mencerminkan momentum strategis Indonesia dalam memperkuat kemitraan ekonomi berkelanjutan dengan Uni Eropa dan Kanada melalui perjanjian IEU–CEPA dan ICA–CEPA.
Baca juga: Kesepakatan IEU-CEPA Diteken, Indonesia Perluas Akses Ekspor ke Uni Eropa
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi BNI untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan penerapan prinsip ESG di seluruh lini bisnis.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi BNI untuk terus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan integrasi prinsip ESG di seluruh lini bisnis. Kami percaya, keberlanjutan bukan hanya tentang tanggung jawab sosial, tetapi juga strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai ekonomi yang seimbang dengan nilai lingkungan dan sosial,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 November 2025.
Okki menjelaskan, BNI secara konsisten mewujudkan komitmen keberlanjutan melalui pembiayaan hijau dan inisiatif sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bank berlogo 46 ini aktif mendukung proyek energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, dan efisiensi energi, sejalan dengan agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Baca juga: BNI Targetkan Rp250 Miliar Kredit Perumahan, Sudah Tersalur Rp40,7 Miliar ke UMKM
Selain itu, BNI juga memperkuat digitalisasi inklusif untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku UMKM.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya perseroan membangun ekosistem keuangan yang inklusif sekaligus mendukung transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.
“BNI percaya bahwa kepemimpinan dalam ESG bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan komitmen moral untuk menghadirkan nilai tambah bagi bangsa dan dunia,” kata Oki.
“Ke depan, kami akan terus memperluas kolaborasi lintas sektor guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global,” imbuhnya.
Baca juga: BNI Ungkap Progres Penyaluran Dana Pemerintah Rp55 Triliun, Siap Tambahan
Dengan penerapan kerangka ESG yang konsisten, BNI semakin diakui sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berperan aktif menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Melalui pencapaian ini, BNI menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau, inklusif, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat BNI sebagai lembaga keuangan nasional yang membawa perubahan positif bagi negeri. (*)
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More