Perbankan

BNI Perluas Layanan Diaspora RI di Belanda Lewat Implementasi KMILN

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Kementerian Luar Negeri Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik mengadakan sosialisasi dan implementasi Kartu Masyarakat Indonesia Luar Negeri (KMILN) untuk pembukaan rekening tabungan Diaspora Indonesia.

Acara ini digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag, Belanda, akhir pekan lalu.

Kegiatan ini dibuka oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Mayerfas, serta dihadiri oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Siti Nugraha Maulidiah, dan Division Head Institutional Banking 1 BNI Iwan Ariawan.

Acara ini juga dihadiri masyarakat diaspora Indonesia di Belanda, baik yang masih berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun yang telah menjadi Warga Negara Asing (WNA).

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Siti Nugraha Maulidiah menyatakan pentingnya kolaborasi antar-stakeholder untuk meningkatkan manfaat layanan KMILN bagi diaspora.

Baca juga: Raih Best Employer Brand di LinkedIn Talent Awards 2024, BNI Pimpin Masa Depan Dunia Kerja

“Kami akan terus meningkatkan kerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memberikan layanan dan manfaat terbaik bagi pemegang KMILN,” ujar Siti dikutip, Kamis, 21 November 2024.

Sementara itu, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, implementasi KMILN memungkinkan diaspora, termasuk yang berstatus WNA, untuk membuka rekening Diaspora Saving.

“Melalui kerja sama ini, kami menunjukkan komitmen BNI untuk memberikan solusi finansial bagi masyarakat Indonesia di seluruh dunia, sekaligus memperkuat posisi kami sebagai Global Bank yang merepresentasikan Indonesia di kancah internasional,” kata Okki.

Diaspora Indonesia dapat membuka rekening tabungan dengan mudah melalui aplikasi e-form di situs resmi BNI atau langsung ke cabang BNI luar negeri, cukup dengan melampirkan paspor dan KMILN.

Selain memiliki rekening Diaspora Saving, mereka juga dapat memperoleh fasilitas perbankan lainnya berupa pinjaman Diaspora Loan dan produk investasi Diaspora Invest dengan tingkat return yang optimal.

“Dengan adanya kerjasama BNI dan Kemlu ini, semoga Diaspora semakin dapat menikmati berbagai fasilitas perbankan yang dibutuhkan,” ujar Okki.

Baca juga: Dinilai Positif, BNI Terus Perkuat ESG Lewat Xpora UMKM

Sebagai satu-satunya bank asal Indonesia dengan jangkauan internasional yang luas, BNI telah memiliki sembilan Kantor Luar Negeri (KLN) di kota-kota strategis dunia, termasuk Singapura, Hong Kong, Tokyo, Osaka, Seoul, New York, London, Amsterdam dan Sydney. Kehadiran kantor cabang ini memungkinkan BNI memberikan pelayanan perbankan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan diaspora Indonesia.

Adapun Implementasi KMILN juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo yang berfokus pada reformasi hukum dan pemberdayaan diaspora. Program ini bertujuan untuk memperluas akses dan fasilitas diaspora dalam mendukung kepentingan nasional.

Dengan langkah ini, BNI tidak hanya memperluas layanan perbankan global tetapi juga memaksimalkan potensi diaspora Indonesia sebagai bagian penting dalam mendukung ekonomi nasional. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago