Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memastikan layanan dan operasional sebagian besar jaringan serta mesin ATM BNI di area yang terkena pemadaman listrik oleh PLN pada Minggu lalu (4/8) tetap berjalan normal.
Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto bahkan mengatakan, transaksi nasabah masih berjalan dengan lancar dan tidak ada pengurangan jumlah transaksi.
“Core sitem tidak terganggu, sehingga operasional transaksi tidak terganggu. Lalu ATM dan mobile banking tetep beroperasi dengan normal,” kata Catur ketika dihubungi oleh Infobank di Jakarta, Selasa 6 Agustus 2019.
Pihaknya memastikan operasional ATM yang berada di luar gedung Kantor Cabangnya (off branch) akan telah normal setelah pasokan listrik pulih. Catur juga menyebut, ATM BNI berada pada area yang memiliki pasokan listrik gedung yang cukup, misalnya di Mall, Restaurant, Bandara atau area public services yang memiliki pasokan listrik genset.
“Outlet kita seluruhnya dilengkapi dengan backup power supply dari genset. Sehingga nasabah yang mau transaksi di ATM Offsite yang kebetulan tidak ada listrik akan beralih ke ATM yang nempel dengan outlet atau tempat umum yang memiliki back up listrik,” jelas Catur.
Sebelumnya, pada Minggu (4/8) siang, telah terjadi pemadaman listrik (black out) di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off).
Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip. Namun PLN sudah mulai mulai me-recovery gangguan tersebut sejak Minggu sore (4/8) pukul 17:30 WIB dan keadaan kondisi pemadaman sudah berangsur-angsur pulih. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More