Jakarta–PT BNI Multifinance tengah menunggu suntikan modal lagi dari induk usahanya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebesar Rp850 miliar tahun ini.
Direktur Utama BNI Multifinance, Suwaluyo mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan pihaknya untuk mendukung bisnis pembiayaan tahun ini yang ditargetkan bisa mencapai Rp1, 2 triliun.
“Kita sudah ajukan beberapa bulan lalu. Kita sih inginnya bisa secepatnya cair,” kata Suwaluyo di Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017.
Baca juga: Dorong Bisnis Anak Usaha, BNI Sediakan Rp4 Triliun
Kendati demikian lanjut Suwaluyo, pihak BNI Multifinance sendiri tidak serta merta berpangku tangan terus terhadap induknya.
Oleh sebab itu pihaknya juga berniat akan mencari sumber pendanaan lain lewat jalur penerbitan medium term notes (MTN) tahun ini. Upaya tersebut dilakukan guna mendukung bisnis BNI multifinance secara mandiri ke depannya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More