Jakarta–PT BNI Multifinance tengah menunggu suntikan modal lagi dari induk usahanya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebesar Rp850 miliar tahun ini.
Direktur Utama BNI Multifinance, Suwaluyo mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan pihaknya untuk mendukung bisnis pembiayaan tahun ini yang ditargetkan bisa mencapai Rp1, 2 triliun.
“Kita sudah ajukan beberapa bulan lalu. Kita sih inginnya bisa secepatnya cair,” kata Suwaluyo di Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017.
Baca juga: Dorong Bisnis Anak Usaha, BNI Sediakan Rp4 Triliun
Kendati demikian lanjut Suwaluyo, pihak BNI Multifinance sendiri tidak serta merta berpangku tangan terus terhadap induknya.
Oleh sebab itu pihaknya juga berniat akan mencari sumber pendanaan lain lewat jalur penerbitan medium term notes (MTN) tahun ini. Upaya tersebut dilakukan guna mendukung bisnis BNI multifinance secara mandiri ke depannya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More