Jakarta–PT BNI Multifinance tengah menunggu suntikan modal lagi dari induk usahanya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebesar Rp850 miliar tahun ini.
Direktur Utama BNI Multifinance, Suwaluyo mengatakan, dana tersebut nantinya akan digunakan pihaknya untuk mendukung bisnis pembiayaan tahun ini yang ditargetkan bisa mencapai Rp1, 2 triliun.
“Kita sudah ajukan beberapa bulan lalu. Kita sih inginnya bisa secepatnya cair,” kata Suwaluyo di Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017.
Baca juga: Dorong Bisnis Anak Usaha, BNI Sediakan Rp4 Triliun
Kendati demikian lanjut Suwaluyo, pihak BNI Multifinance sendiri tidak serta merta berpangku tangan terus terhadap induknya.
Oleh sebab itu pihaknya juga berniat akan mencari sumber pendanaan lain lewat jalur penerbitan medium term notes (MTN) tahun ini. Upaya tersebut dilakukan guna mendukung bisnis BNI multifinance secara mandiri ke depannya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More