News Update

BNI Masih Dalami Rencana Akuisisi Bukopin

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengaku masih terus mendalami pengambil alihan saham  PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin).

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menyebut, pihaknya masih mengamati hal tersebut dan belum memastikan apakah akan mengakuisisi Bukopin atau tidak.

“Saya belum dapat laporan dari temen temen, tapi kami sedang mendalami. Ketika dilakukan review restatement, ini perlu waktu lagi. Jadi kita sedang melakukan pendalaman” kata Baiquni di Kantor Pusat BNI Jakarta, Rabu 2 Mei 2018.

Baca juga: BNI Incar Penerbitan Kartu GPN 3 Juta Keping

Sebagai informasi, bila tidak ada kendala, Bank Bukopin akan menerbitkan saham baru atau rights issue pada Juni 2018. Dalam tahun ini, pihaknya berniat untuk melepas saham baru 30% dari 9 miliar saham yang beredar dengan target dana sekitar Rp2 triliun.

Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo beberapa waktu lalu menyebut, saat ini telah terdapat tiga pembeli siaga alias standby buyer yang berasal dari perusahaan luar negeri maupun dalam negeri. Selain itu, Eko menyebutkan bahwa pengguna dana tersebut akan digunakan untuk mendongkrak ekspansi kredit perseroan.

“Dana tersebut akan digunakan untuk mendorong rasio permodalan (capital adequacy ratio/CAR) menjadi di atas 14%. Kalau Rp2 triliun, ya akan menambah rasio CAR sekitar 2%,” tukas Eko.

Bila dilihat dari laporan keuangan Bank Bukopin Triwulan I-2018, rasio kecukupan modal/CAR Bukopin mencapai 11,09%, angka ini meningkat 0,57 persen dibandingkan posisi CAR pada 31 Desember 2017 yatu sebesar 10,52 persen. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

9 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

10 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

12 hours ago