Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyelenggarakan Program Ayo Menabung dengan Sampah, yaitu program yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam mengelola lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat, sekaligus mengubah paradigma masyarakat agar memandang sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.
Edukasi ini juga ditujukan untuk membentuk budaya menabung di tengah masyarakat melalui media Agen46 BNI, yaitu kepanjangan tangan BNI dalam memberikan layanan perbankan di kawasan-kawasan yang memiliki akses terbatas ke perbankan.
Peluncuran ini digagas BNI bersama Bank Sampah Kerabat Pulo Kambing yang berlokasi di kelurahan jatinegara ke berbagai berbagai sekolah dan rukun warga di kawasan Jakarta ini dilaksanakan di Kawasan Rawamangun.
“Perberdayaan melalui komunitas ini perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya partisipasi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi sebuah ekosistem positif dari sebuah masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan sampah,” kata Corporate Secretary BNI, Ryan Kiryanto akhir pekan kemarin di Jakarta, Sabtu, 8 April 2017.
Ryan mengatakan ada tiga nilai tambah yang didapat dari kolaborasi BNI dan Bank Sampah, yaitu Collect, Save, & Earn. Collect, dimana Setiap konversi sampah yang dikumpulkan dicatat secara real time dan menggunakan sistem perbankan.
Save, dimana Warga akan mendapatkan kemudahan dalam menabung hasil konversi sampah karena menggunakan rekening dengan fasilitas perbankan.
Earn, Karena hasil konversi dikelola menggunakan rekening dan juga diberikan bunga, maka warga akan merasakan dampak konversi sampah sebagai sumber pendapatan tambahan.
Rangkaian aktivitas yang bernilai tambah tersebut dikemas dalam sebuah community banking platform dimana setiap aktivitas finansial yang biasanya dilakukan bank akan didelegasikan kepada perwakilan masyarakat/ anggota Bank Sampah yang ditunjuk.
Warga hanya perlu membuka rekening sesuai kategorinya yaitu BNI Pandai untuk Orang Dewasa dan Simpel (Simpanan Pelajar) untuk kalangan pelajar.
Setiap setoran dari warga yang telah ditimbang dan disepakati harga konversinya akan ditransaksikan langsung oleh Bank Sampah (dalam hal ini juga bertindak sebagai Agen46). Dengan menggunakan mesin EDC Agen46, transaksi tersebut akan tercatat langsung di rekening warga. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More