Jakarta–Dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang dan mendukung konsep pengembangan Kota Semarang sebagai Smart City, PT Bank Negara Indonesia Tbk atau (BNI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang dan Bank Jateng dalam pembuatan kartu Semarang Hebat.
Kartu ini diperuntukkan bagi warga Kota Semarang untuk memudahkan berbagai transaksi keuangan karena dalam satu kartu tersebut telah tertanam beragam fungsi, yaitu mulai dari sebagai tabungan hingga kartu identitas.
Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati, menyebutkan, selain peluncuran kartu Semarang Hebat, BNI juga telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang dalam mengelola pajak hotel yang ke depannya akan ditambah dengan pajak hiburan dan pajak daerah lainnya.
Baca juga: Patok Pertumbuhan 15-17%, BNI Hari-hati Salurkan Kredit
“Model kartu seperti Semarang Hebat ini baru pertama diluncurkan di Indonesia. Ini merupakan kerja sama tahap awal, berupa Kartu Semarang Hebat Co-Branding Prepaid Tapcash Bank Jateng dengan issuing BNI. Untuk ke depannya kerja sama dapat juga dilakukan perluasaan dan sinergi channel bersama BNI – Bank Jateng untuk transaksi nasabah di ATM dan EDC, serta program collection layanan publik melalui channel bersama,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 17 Februari 2017.
Adi juga menjelaskan, dalam satu kartu Semarang Hebat ini terkandung multifungsi yaitu menjadi kartu debit/ saving, dapat digunakan sebagai alat transaksi di merchant (baik dalam negeri maupun luar negeri). (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More