Jakarta – PT BNI Life Insurance (BNI Life) dan Koperasi Jaringan Masyarakat Indonesia Sejahtera (KJMIS) menandatangani Kerjasama Bersama yang dilakukan oleh Danny Alogo Chief Affinity Officer BNI Life dan Andi Patunruang Ketua Koperasi Jaringan Masyarakat Indonesia Sejahtera.
KJMIS merupakan koperasi digital dengan anggota sebanyak 12.934, serta memiliki potensi calon anggota 50 ribu orang tenaga pendamping sosial dan 15,6 juta keluarga Penerima Manfaat yang ada di seluruh Indonesia.
Direktur Utama BNI Life, Shadiq Akasya berharap dengan kerjasama ini ke depannya BNI Life bisa menjadi asuransi pendamping selain BPJS Kesehatan untuk tenaga pendamping sosial dalam memberikan perlindungan asuransi jiwa dengan premi yang terjangkau.
Sosialisasi pun akan kami lakukan secara bertahap baik langsung maupun melalui video yang akan diblast ke seluruh tenaga pendamping, hal ini kami lakukan sebagai bentuk kemudahan yang diberikan BNI Life kepada para nasabahnya sesuai dengan komitmen perusahaan.
“BNI Life hadir memberikan perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan segala kemudahannya,” jelas Shadiq.
Chief Affinity Officer BNI Life Danny Alogo menambahkan, dengan kerjasama ini, BNI Life akan memiliki slot di aplikasi KJMIS untuk menjual produk asuransi yang akan disepakati dan tentunya dengan aplikasi tersebut para tenaga pendamping juga lebih dimudahkan berasuransi dengan BNI Life dengan langsung mendaftarkan dirinya di aplikasi KJMIS. (*)
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More