News Update

BNI Life dan Perum Bulog Sepakati Kerja Sama Pengelolaan Program Kesejahteraan Hari Tua

Poin Penting

  • BNI Life dan Bulog kerja sama kelola Program Kesejahteraan Hari Tua karyawan.
  • Pengelolaan mengedepankan GCG dan manajemen risiko agar profesional dan transparan.
  • BNI Life mencatat kinerja solid, aset Rp30 triliun leboh dan RBC 906,75 persen.

Jakarta – PT BNI Life Insurance (BNI Life) menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Perum Bulog terkait pengelolaan Progam Kesejahteraan Hari Tua. program ini dtujukan untuk memberikan perlindungan jiwa sekaligus mendukung kesiapan finansial karyawan dalam memasuki masa pensiun.

Penandatangan kesepakatan itu dihadiri oleh Direktur SDM dan Transformasi Bulog Sudarsono Hardjosoekarto, Plt Direktur Utama BNI Life Agung Turanto, dan SEVP Captive Market BNI Life Iwan Ariawan. Acara berlangsung di Jakarta pada 7 Januari 2026.

Agung Turanto menyampaikan, kerja sama ini menjadi langkah strategis BNI Life memperluas perannya sebagai mitra pengelolaan program kesejahteraan hari tua bagi karyawan.

“Implementasi kerja sama ini dilandasi prinsip good corporate governance (GCG) dan manajemen risiko, khususnya dalam aspek pengelolaan dana yang senantiasa memperhatikan regulasi yang berlaku,” kata Agung dalam keterangan resmi, Kamis, 8 Januari 2026.

Baca juga: Biaya Pendidikan Naik hingga 15 Persen per Tahun, BNI dan BNI Life Tawarkan Produk Ini 

Sementara itu, Sudarsono Hardjosoekarto menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam memperkuat sistem kesejahteraan hari tua karyawan secara berkelanjutan. Bulog berupaya memastikan kesiapan finansial dan perlindungan bagi karyawannya yang memasuki masa purnabakti.

“Melalui sinergi dengan BNI Life, kami berharap pengelolaan program ini dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh karyawan,” tambahnya.

Kinerja Keuangan BNI Life Solid Sepanjang 2025

Di luar itu, dari sisi kinerja, sepanjang 2025, BNI Life membukukan performa keuangan yang solid. Total asetnya tumbuh 13 persen year-on-year (yoy), tembus di atas Rp30 triliun. Sementara itu, total pendapatan premi mencapai Rp5,8 triliun, atau meningkat 4 persen secara tahunan.

Tingkat kesehatan keuangan juga terjaga sangat baik dengan risk based capital (RBC) sebesar 906,75 persen, jauh di atas ambang batas minimum regulator sebesar 120 persen. Fundamental yang kuat ini mencerminkan kemampuan BNI Life dalam mengelola kewajiban kepada nasabah, termasuk pengelolaan program kesejahteraan karyawan Bulog.

Baca juga: Usulan Bulog dan Bapanas Jadi Satu Kementerian Perlu Dikaji Mendalam

Ke depan, BNI Life dan Perum Bulog membuka peluang untuk mengembangkan kolaborasi strategis lainnya.

Fokus kerja sama diarahkan pada peningkatan kesejahteraan karyawan, penguatan perlindungan finansial, dan penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (*) Ari Astriawan

Yulian Saputra

Recent Posts

OJK Terima 303 Permintaan Sandbox, 1 Peserta Tak Lolos Uji Coba

Poin Penting OJK menerima 303 permintaan sandbox, dengan sembilan peserta terdaftar, termasuk empat berbasis aset… Read More

3 mins ago

OJK: Piutang Pembiayaan Multifinance Tembus Rp506,82 Triliun

Poin Penting Piutang multifinance mencapai Rp506,82 triliun per November 2025, tumbuh 1,09% YoY, didorong pembiayaan… Read More

29 mins ago

OJK Blokir 31.382 Rekening Terindikasi Judi Online

Poin Penting OJK memblokir 31.382 rekening judi online, meningkat dari sebelumnya 30.392 rekening, sebagai bagian… Read More

50 mins ago

OJK Sebut Kinerja Pasar Modal 2025 Ditutup Solid, Ini Buktinya

Poin Penting OJK menilai pasar modal 2025 solid, dengan IHSG naik 22,13% ytd, mencetak 24… Read More

58 mins ago

Utang Pindar Warga RI Tembus Rp94,85 Triliun per November 2025, Naik 25,45 Persen

Poin Penting Total pembiayaan pinjaman daring mencapai Rp94,85 triliun per November 2025, tumbuh 25,45 persen… Read More

59 mins ago

Tumbuh 7,74 Persen, OJK Catat Kredit Perbankan November 2025 Capai Rp8.315 Triliun

Poin Penting Kredit perbankan tumbuh menguat 7,74 persen yoy pada November 2025 menjadi Rp8.315 triliun… Read More

1 hour ago