BNI-Lemhanas; Tingkatkan kerja sama. (Foto: Dok. Infobank)
Melalui kesepakatan ini, kerja sama Lemhanas dan BNI dapat berkembang pada ruang lingkup yang lebih luas. Ria Martati
Jakarta–Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjajaki peningkatan kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antar-kedua lembaga.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup penggunaan produk dan jasa perbankan yang dimiliki BNI. Kedua, Peningkatan kualitas SumberDaya Manusia melalui pendidikan dan pelatihan, Pertukaran Tenaga Ahli sertaPemantapan Nilai-nilai Kebangsaan. Ketiga, Tukar menukar informasi dalam rangka Pengukuran Ketahanan Nasional, pelaksanaan pengkajian dan bidang lain sesuai kebutuhan yang disepakati kedua lembaga. Keempat, penyaluran dana Corporate Social Responsibility BNI untuk program yang ada pada Lemhanas.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Ruang Aula Lemhanas RI, Jakarta, Rabu, 23 September 2015 oleh Gubernur Lemhanas RI Budi Susilo Soepandji dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.
Sekretaris Perusahaan BNI Tribuana Tunggadewi dalam keterangan tertulisnya mengatakan, BNI memiliki beragam layanan yang dapat diberikan kepada institusi, baik kredit maupun simpanan. BNI menawarkan pilihan produk kredit konsumer yang lengkap bagi nasabah, dari kredit kepemilikan rumah (BNI Griya), kredit tanpa agunan (BNI Fleksi), hingga kredit kepemilikan kendaraan (BNI Oto).
BNI memiliki berbagai produk Simpanan Nasabah melalui produk giro, tabungan, dan deposito. Sebagai Bank dengan komitmen lifetime banking partner nasabah.
“BNI hadir di tengah masyarakat Indonesia dengan berbagai inisiasi pengembangan dan program-program yang memberikan manfaat optimal bagi nasabah pada setiap tahap kehidupan,” katanya. (*)
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More