Perbankan

BNI Kenalkan yap! di Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018

Denpasar — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkenalkan sistem pembayaran digital berbasis aplikasi yaitu yap! (Your All Payment) pada Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) – World Bank Group (WBG) 2018 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali.
Keunikan dari aplikasi yap! adalah dapat menggunakan Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI serta UnikQu (uang elektronik) sebagai sumber dana dalam bertransaksi sehingga transaksi dapat dilakukan secara nontunai (cashless) dan bahkan tanpa kartu (cardless).
 
Corporate Secretary BNI Kiryanto menuturkan, BNI terus berupaya memberikan unique experience dan kemudahan bertransaksi.  Mengambil momentum pertemuan tahunan tersebut, BNI juga memberikan kemudahan bertransaksi bagi para delegasi IMF khususnya dari Indonesia melalui piloting interoperabilitas QR Code antara aplikasi yap! dengan aplikasi e-wallet domestik lain yang dapat bertransaksi menggunakan aplikasinya pada QR yang terpasang di merchant yap! di area Nusa Dua, Bali.
 
“Rollaas dan Sila yang merupakan kedai kopi dan penjual teh binaan BUMN yang sudah menjadi merchant yap! turut hadir di area penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018, atau lebih tepatnya di Indonesia Pavilion, Nusa Dua, Bali. Bagi delegasi maupun tamu yang ingin merasakan kenikmatan kopi dari Rollaas dan teh dari Sila, dapat melakukan pembayaran dengan aplikasi yap! dan aplikasi lain yang tergabung sebagai anggota QR nasional meskipun hanya terdapat 1 QR Code di sana,” ujar Kiryanto dalam keterangannya Rabu (10/10).
 
Kiryanto menambahkan, interoperabilitas ini merupakan perwujudan dari BNItuDigital, transformasi BNI menjadi digital bank yang tidak hanya mendigitalisasi transaksi pembayaran nasional, tetapi juga internasional. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

19 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

3 hours ago

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More

4 hours ago