Ilustrasi: Gedung BNI di Jakarta. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (BNI) melakukan inovasi dengan menghadirkan solusi digital baru BNI Giro Multi Currency yang terintegrasi di BNIDirect. Inovasi ini merupakan solusi tepat, cepat dan akurat bagi nasabah dalam pengelolaan transaksi dengan berbagai macam mata uang.
BNI Giro Multi Currency dihadirkan sebagai jawaban untuk efisiensi dan percepatan bisnis, serta turut berperan dalam mendorong percepatan arus digitalisasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan BNI Giro Multi Currency merupakan solusi perbankan yang mampu menyelesaian pembayaran berbagai macam mata uang (currency) dengan satu rekening. Dia meyakini, solusi langsung berimplikasi positif terhadap efisiensi biaya pengelolaan rekening nasabah.
“BNI Giro Multi Currency merupakan perpaduan inovasi produk dan digitalisasi. Kami mengupayakan yang terbaik untuk nasabah di mana hanya perlu menggunakan satu nomor rekening saja yaitu Master Account yang bertindak sebagai Rekening Multi Currency,” kata Okki dikutip Kamis, 5 Januari 2023.
Okki melanjutkan, di tengah periode pemulihan ekonomi global, BNI Giro Multi Currency dapat memperkuat kinerja bisnis international nasabah dengan basisi solusi digital.
Terlebih, BNI Giro Multi Currency menyediakan sembilan jenis mata uang yaitu rupiah (IDR), yen (JPY), pound sterling (GBP), dolar Amerika Serikat (USD), euro (EUR), dolar Australia (AUD), dolar Singapura (SGD), dolar Hong Kong (HKD), yuan China (CNY), sehingga cocok digunakan oleh nasabah khususnya yang bergerak di bidang perdagangan internasional, pertambangan, dan logistik.
“Kami pastikan nasabah akan merasakan kenyamanan, praktis, menguntungkan serta banyak lagi manfaatnya. Segera buka BNI Giro Multi Currency dan nikmati berbagai kemudahan serta manfaatnya,” jelas Okki. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More