Jakarta– PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) terus menggenjot pertumbuhan kredit untuk pegawai dengan payroll di bank BNI. Kredit payroll tersebut hingga akhir tahun diharapkan menyumbang Rp8 triliun terhadap total kredit BNI tahun ini.
Pada semester pertama tahun ini, kredit payroll tercatat Rp6, 637 triliun tumbuh 337,8% dibanding semester pertama tahun lalu. Portofolio kredit payroll BNI telah mencapai 10% dari total kredit konsumer BNI. Sampai akhir tahun ini Perseroan membidik outstanding kredit payroll hingga Rp8 triliun.
“Paling besar payroll. Sekarang ini kita sudah sekitar RP 6 triliun dan sampai akhir tahun kami targetkan sekitar Rp8 triliun,” kata Direktur Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Rabu 10 Agustus 2016.
Anggoro mengatakan kredit payroll tersebut menopang pertumbuhan kredit konsumer yang ditargetkan tumbuh 10% tahun ini. Pada semester pertama 2016, BNI mencatat kredit konsumer tumbuh 14% secara setahunan (year on year/yoy) dengan outstanding Rp60,9 triliun.
Selain pertumbuhan kredit payroll yang cukup tinggi, penyaluran kredit konsumer BNI juga didominasi oleh kredit kepemilikan rumah (KPR). Meski hanya tumbuh 7,5% yoy pada semester satu 2016, KPR BNI mendominasi hingga 58,3% dari total kredit konsumer yang tercatat Rp60,9 triliun.(*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More