Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama JCB menyelenggarakan pengundian lucky draw berhadiah tiket pesawat Jakarta-Osaka dan tiket Universal Studios Jepang. Acara ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemegang Kartu Kredit BNI JCB Ultimate dan Precious.
Pemegang Kartu Kredit BNI JCB Ultimate yang memiliki akumulasi transaksi minimum Rp50 juta per bulan pada periode 1 Agustus 2024 hingga 31 Januari 2025 berkesempatan mendapatkan satu tiket pesawat kelas bisnis Jakarta–Tokyo (pergi-pulang) serta tiket Universal Studios Jepang.
Sementara itu, pemegang Kartu Kredit BNI JCB Precious dengan akumulasi transaksi minimum Rp15 juta per bulan selama periode yang sama berkesempatan memperoleh satu tiket pesawat kelas ekonomi Jakarta–Tokyo (pergi-pulang) beserta tiket Universal Studios Jepang.
Baca juga: BNI Sediakan Outlet Penukaran Uang Baru Lebaran 2025, Catat Jadwalnya!
Pengundian dilakukan pada 28 Februari 2025 di Menara BNI dan dihadiri oleh perwakilan JCB International Indonesia, Kementerian Sosial RI, dan Dinas Sosial DKI Jakarta.
Dari hasil undian, terdapat sembilan pemenang, yang terdiri dari lima pemegang Kartu Kredit BNI JCB Ultimate dan empat pemegang Kartu Kredit BNI JCB Precious.
“Selain sebagai bentuk apresiasi, program ini juga bertujuan untuk mendorong nasabah agar selalu menjadikan Kartu Kredit BNI JCB Ultimate dan Precious sebagai pilihan utama dalam bertransaksi,” kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Maret 2025.
Baca juga: Sukseskan Golo Mori Jazz 2025, BNI Beri Diskon Tiket 10 Persen
Okki menambahkan, BNI telah menjalin kerja sama dengan JCB International Indonesia dan akan terus berinovasi untuk meningkatkan pertumbuhan transaksi Kartu Kredit BNI JCB.
“BNI konsisten menjadi pilihan utama bagi para penggemar budaya Jepang dalam bertransaksi, serta bagi penikmat pengalaman bersantap di restoran premium Jepang melalui Kartu Kredit BNI JCB Ultimate dan Precious hasil kolaborasi antara BNI dan JCB International Indonesia,” kata Okki. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More