Perbankan

BNI Dorong Literasi dan Transaksi Digital Lewat Shopping Race Tahap 3 di 13 Kota Besar

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menghadirkan pengalaman belanja unik dan edukatif melalui BNI Shopping Race 2025 Tahap 3 yang digelar serentak di 13 kota besar pada Sabtu (15/11/2025).

Program ini tidak hanya menawarkan keseruan berkompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya BNI meningkatkan literasi dan penggunaan transaksi digital di seluruh Indonesia.

BNI Shopping Race berlangsung di Medan, Batam, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Bali, Balikpapan, Manado, Jayapura, Yogyakarta, dan Malang.

Ajang ini didukung oleh berbagai merchant groceries ternama, termasuk Brastagi Gatsu Medan, Royal Supermarket Batam, JM Plaju Palembang, Super Indo di Bandung, Semarang, dan Malang, Hokky Surabaya, Lotte Mart Makassar, Tiara Dewata Soputan Bali, Yova Mart Balikpapan, Fresh Mart Manado, Saga Supermarket Jayapura, serta Luwes Solo.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, program ini dirancang bukan hanya sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk semakin familiar dengan layanan transaksi digital BNI.

Baca juga: BNI Raih 2 Penghargaan di ICXA 2025 Berkat Inovasi Digital dan Transformasi Layanan

“Melalui BNI Shopping Race, kami ingin menghadirkan pengalaman belanja yang menyenangkan sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap manfaat transaksi digital. Ini merupakan bagian dari upaya BNI mendukung gerakan nasional non-tunai dan mempercepat inklusi keuangan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis dikutip 15 November 2025.

Tiap lokasi Shopping Race melibatkan 12 peserta terpilih, terdiri atas empat pengguna Kartu Debit BNI, empat nasabah Kartu Kredit BNI, serta empat pengguna wondr by BNI yang aktif bertransaksi selama periode program.

Para peserta ditantang menyelesaikan misi belanja menggunakan produk transaksi BNI untuk memperebutkan hadiah uang belanja jutaan rupiah.

BNI menyiapkan hadiah menarik bagi para peserta di setiap kategori. Juara pertama berhak membawa pulang Rp1,2 juta, juara kedua Rp1 juta, juara ketiga Rp800 ribu, dan juara keempat Rp600 ribu.

Hadiah tersebut merupakan apresiasi BNI atas antusiasme peserta sekaligus dorongan untuk semakin aktif memanfaatkan transaksi digital.

Menurut Okki, program ini juga menjadi momentum bagi BNI untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di berbagai daerah, sembari memperkenalkan kemudahan membuka rekening digital melalui aplikasi wondr by BNI.

Baca juga: BNI Dukung Kebangkitan Ekosistem Kreatif Lewat ICCF 2025 di Malang Raya

“Kami ingin setiap interaksi dengan BNI bukan hanya soal transaksi, tetapi juga pengalaman bermakna yang membangun hubungan emosional jangka panjang dengan nasabah,” tutup Okki.

Melalui BNI Shopping Race 2025, BNI terus memperkuat komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan, meningkatkan literasi digital, dan menghadirkan layanan transaksi yang mudah, aman, serta relevan bagi kebutuhan masyarakat modern di seluruh Indonesia. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

13 mins ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

4 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

7 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

13 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

13 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

14 hours ago