Sementara kinerja perkreditan tumbuh 20,6 persen dari Rp326,11 triliun menjadi Rp393,28 triliun. Dengan kualitas kredit yang tercermin dalam rasio kredit bermasalah (NPL) di level 3 persen.
(Baca juga: Suku Bunga Kredit Perbankan Diperkirakan Turun)
Sedangkan untuk dana pihak ketiga (DPK) naik 17,6 persen dari Rp370,42 triliun menjadi Rp435,55 triliun. Untuk total aset tumbuh 18,6 persen dari Rp508,59 triliun menjadi Rp603,03 triliun.
Adapun rasio keuangan lainnya tercatat rasio kecukupan modal (CAR) 19,4 persen, return on asset (ROA) 2,7 persen, return on equity (ROE) 15,5 persen. Rasio kredit terhadap DPK (LDR) di level 90,4 persen, marjin bunga bersih (NIM) 6,2 persen. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More