Perbankan

BNI Cairkan Kredit Investasi Rp1,2 triliun untuk Revitalisasi Hotel KEK Sanur

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI secara proaktif mendukung proyek strategis nasional pemerintah untuk memperkuat peningkatan kinerja ekonomi. Perseroan melakukan penandatanganan perjanjian kredit untuk revitalisasi hotel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur.

Adapun, BNI memberikan fasilitas Kredit Investasi senilai Rp1,2 triliun kepada PT Hotel Internasional Sanur Indonesia (PT HISI) anak perusahaan PT Hotel Indonesia Natour dan Injourney untuk pembiayaan Revitalisasi Hotel dan Pembangunan Convention Center di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur Bali.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati mengatakan, KEK Sanur akan menjawab tantangan kebutuhan masyarakat Indonesia dalam layanan fasilitas kesehatan yang lengkap dan bertaraf global. Perseroan mengapresiasi pemerintah yang proaktif mengikutsertakan BNI dalam berbagai proyek strategis nasional guna mampu memenuhi perannya sebagai bank milik negara.

Baca juga: Bank DBS Fasilitasi Kredit Anak Usaha Indika Energy (INDY) Senilai USD50 Juta, Untuk Apa?

“Konsep KEK Sanur ini sangat luar biasa, di mana akan mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan sekaligus pariwisata, dan diharapkan dapat menangkap peluang devisa yang biasanya dibelanjakan masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri,” ungkapnya dalam keterangannya, Kamis 28 September 2023.

Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi ini menyampaikan, dengan konsep integrasi lintas BUMN, Susi meyakini KEK Sanur dapat menjadi daya tarik pariwisata baru di Indonesia melalui konsep medical & wellness tourism.

BNI juga berkomitmen untuk menjadi bank pilihan utama dan terdepan dalam mendukung pengembangan KEK Sanur sehingga dapat berjalan optimal dan tepat waktu. 

“Kami siap memberikan support kebutuhan berbagai solusi keuangan dan transaksi yang dibutuhkan. Selain fasilitas kredit, yang akan kita tandatangani di malam ini, kami juga akan mengembangkan berbagai solusi keuangan secara end to end untuk seluruh ekosistem bisnis yang akan dibangun di KEK Sanur ini,” jelasnya.

Adapun, Susi memaparkan, dukungan yang akan diberikan oleh BNI di antaranya mulai dari cash management untuk mengakomodasi kebutuhan collection, payment, liquidity management, funding/ financing, billpayment, investment. 

Lalu pengembangan dan integrasi sistem ekosistem keuangan berbasis API, berbagai program khusus untuk pegawai di seluruh KEK Sanur yang berpayroll, dukungan pengembangan solusi dan digitalisasi transaksi keuangan di merchant/tenant, dan dukungan pembiayaan.

Baca juga: Soal Pemblokiran Rekening Judi Online, BTN dan BNI Buka Suara 

Selain itu, BNI juga tengah menjajaki kerja sama terkait pengembangan innovation centre, UMKM centre, serta pengembangan channel-channel BNI di KEK Sanur ke depan.

“Semoga penandatanganan perjanjian kredit untuk revitalisasi hotel di KEK Sanur ini berjalan lancar, membawa manfaat untuk seluruh pihak. Sinergi BNI dengan seluruh ekosistem Injourney, lintas BUMN, serta investor swasta juga diharapkan dapat terus terjalin dan semakin ditingkatkan,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

14 mins ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

39 mins ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

47 mins ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

1 hour ago

OJK Gandeng Bareskrim Polri Tangani Kasus Penipuan Sektor Keuangan

Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More

2 hours ago

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

2 hours ago