Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap melayani nasabahnya secara terbatas selama libur Idul Fitri 1438 Hijriah. Rencananya akan ada 77 hingga 204 outlet yang akan tetap buka. Namun, pada tanggal 24 dan 25 Juni 2017 BNI meliburkan seluruh outletnya.
Corporate Secretary Bank BNI, Ryan Kiryanto mengungkapkan, outlet-outlet tersebut akan melayani beberapa layanan perbankan secara terbatas. Namun layanan ini diharapkan dapat membantu nasabah dan masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan.
“Operasional Terbatas pada periode tanggal 26 hingga 29 Juni 2017 akan berlangsung di 77 outlet di seluruh Indonesia dengan jam operasi antara pukul 09.00 hingga 15.00 waktu setempat,” ujarnya di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, bahwa layanan perbankan yang diberikan pada periode tersebut adalah setoran tunai, penarikan, pemindahan buku ke rekening BNI, serta setoran Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Non BBM.
Selanjutnya pada 30 Juni 2017 akan ada 204 outlet yang beroperasi terbatas di seluruh Indonesia mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB waktu setempat. Layanan perbankan yang diberikan adalah setoran tunai, penarikan, pemindahan buku, serta Setoran BBM atau Non BBM, ditambah adanya kliring atau RTGS.
“Adapun pada tanggal 1 dan 2 Juli 2017, layanan kami akan disiapkan oleh seluruh outlet weekend banking, yang melayani transaksi Setoran, Penarikan, Pemindahbukuan ke Rekening BNI, serta Setoran BBM atau Non BBM,” ucapnya.
Selain itu, BNI juga memiliki 75 outlet Weekend Banking di berbagai kota besar yang dapat melayani nasabah. BNI juga akan mengoperasional BNI Layanan Gerak (BLG) atau layanan yang diberikan dengan menggunakan kendaraan roda empat dengan lokasi layanan yang bersifat mobile. (*)
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More