News Update

BNI Buka Akses Layanan di Waisai

BNI pertama kali membuka outlet di Papua pada tahun 1992. Selama 24 tahun, koordinasi operasional BNI dipantau dari Kantor BNI Wilayah Makassar. Baru pada 31 Oktober 2012, BNI membuka Kantor Wilayah Jayapura untuk memantau operasional di Provinsi Papua dan Papua Barat. Kantor BNI Cabang Sorong dibuka tahun 1994, yang juga melayani masyarakat Raja Ampat. Mulai hari ini, layanan perbankan di Raja Ampat dapat dilayani dari Waisai.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal, pada kesempatan yang sama, BNI menyerahkan sertifikat kepada peserta pelatihan e-commerce dan pelatihan diving yang telah dilaksanakan sebelumnya. BNI juga menyerahkan sertifikat kepada peserta pelatihan hospitality. Selain itu, BNI juga menyalurkan dukungan pembiayaan dengan menandatangani dan menyerahkan Surat Keputusan Kredit (SKK) secara simbolis untuk program kredit kemitraan, serta Kredit Usaha Rakyat.

(Baca juga : Dorong KUR dan Laku Pandai, BNI Sasar Petambak Udang)

Sebelumnya, BNI juga telah menyalurkan Kredit Kemitraan pada bulan Agustus 2016 kepada 10 debitur di Pulau Arborek sebesar Rp 230 juta @ Rp 20 juta, yaitu penyaluran program kemitraan untuk pengembangan usaha kepada masyarakat pemilik homestay yang masih sangat tradisional. BNI juga kerap memberikan dukungan pada ikon event pariwisata internasional yang dilaksanakan di kawasan tersebut, yaitu Sail Raja Ampat. Dukungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tagline layanan BNI di Papua, yaitu Brighter PAPUA. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

1 day ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

1 day ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

1 day ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

1 day ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

2 days ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

2 days ago