Perbankan

BNI Bidik 750 Ribu Pengguna Yap! Hingga Akhir Tahun

Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada tahun ini terus menggenjot layanan digital miliknya yakni aplikasi yap!.

General Manager Electronic Banking BNI Anang Fauzie menyebut, hingga akhir tahun ini dapat menumbuhkan angka pengguna baru hingga dua kali lipat. Asal tau saja, hingga saat ini pengguna aktif yap! telah mencapai 250 ribu pengguna.

“Pengguna sendiri sampai saat ini 250 ribu pengguna dan merchant 150. Dan target tahun ini 350 merchant dan downloader penggunanya bisa dua kali lipatlah sekitar 750 ribu pengguna,” kata Anang di Kantor Pusat BNI Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Baca juga: BNI Gandeng KiosTix Hadirkan Promo Tiket Asian Games Hingga 72%

Anang menambahkan, hingga saat ini total rata-rata transaksi Yap! perharinya telah mencapai 3 miliar transaksi. Dari angka tersebut paling banyak dilakukan pada sumber dana debit card.

“Dari tiga sumber dana di Yap! Yang paling banyak debit card sebesar 60 persen,” tambah Anang.

Dirinya menyebut, nantinya pembelian tiket Asean Games 2018 juga dapat melalui aplikasi yap! dan Kartu BNI TapCash (atau uang elektronik yang diterbitkan BNI) juga dapat digunakan di seluruh lokasi pada saat perhelatan Asian Games 2018 berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018.

yap! adalah aplikasi pembayaran untuk transaksi non-tunai (cashless) yang bersumberkan dari tiga sumber dana sekaligus, yaitu Kartu Kredit BNI, Kartu Debit BNI (kartu ATM), dan UnikQu (uang elektronik). Dengan yap! pengguna tidak perlu lagi membawa-bawa Kartu Kredit dan Kartu Debit mereka pada saat bertransaksi (Cardless). Dan tidak seperti aplikasi pembayaran dengan smartphone lainnya, yang hanya mengandalkan uang elektronik sebagai sumber dananya. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

9 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

9 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

10 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

10 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

10 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

11 hours ago