BNI Bidik 100 Ribu Nasabah Baru Pada Pagelaran Asean Games 2018
Jakarta — Dalam menyambut Asian Games 2018, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebagai Official Prestige Digital Banking Partner Asian Games selalu berupaya semaksimal mungkin melayani para penonton maupun nasabah setianya dengan mengedepankan layanan digital miliknya.
Tak tanggung-tanggung, dalam pagelaran Asian Games pada tahun ini pihaknya optimis dapat menggaet sebanyak 100 ribu nasabah baru. Hal tersebut disampaikan General Manager Elektronik Banking BNI Anang Fauzie setelah menghadiri peresmian kerjasama BNI dan kiosTix.
“Targetnya menyeluruh ada tapi cash dan lainnya. Kalau target penonton bisa 2 juta dari pembeli kita grab 100 ribu sudah oke. Karena ini menyeluruh ada debit card, credit card, tap cash dan lainnya,” kata Anang di Kantor Pusat BNI Jakarta, Senin 23 Juli 2018.
BNI sendiri pada Asean Games tahun ini memberikan beragam promo menarik bagi pecinta olahraga yang tidak ingin melewatkan pertandingan olahraga favoritnya selama Asian Games berlangsung.
Selain itu, para penonton dapat membeli menggunakan aplikasi yap! yang memberikan kemudahan transaksi non-tunai (cashless) dan tanpa kartu (cardless) terutama bagi kaum millenial yang juga pengguna Kartu Kredit BNI, kartu debit dan unikqu serta promo cicilan 0% untuk pengguna kartu kredit BNI.
Sebagai informasi tambahan, BNI sendiri hingga semester pertama 2018 telah berhasil membukukan pertumbuhan kredit sebesar Rp45,6 triliun, atau sebesar 11,1%, dari posisi Rp412,18 triliun pada Semester I Tahun 2017 menjadi Rp 457,81 triliun pada Semester I Tahun 2018.
Pada Semester I Tahun 2018, Kartu Kredit dan BNI Griya (Kredit Pemilikan Properti) juga mencatatkan pertumbuhan yangmem baik, masing-masing sebesar 5,5% dan 8,2% yoy.(*)
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbeda yang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More